Fakta-Fakta One Wish Willow dari Film "Obsession", Apakah Benda Ini Ada di Dunia Nyata?

Genvoice.id | 05 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Salah satu elemen yang paling mencuri perhatian dalam film horor "Obsession" adalah One Wish Willow, sebuah ranting pohon misterius yang mampu mengabulkan satu permintaan. Benda inilah yang menjadi awal dari seluruh teror yang dialami Bear dan Nikki sepanjang film.

Lantas, apakah One Wish Willow benar-benar ada di dunia nyata? Berikut fakta-fakta menarik di balik benda gaib yang menjadi pusat cerita "Obsession".

One Wish Willow Adalah Benda Fiktif

Dalam "Obsession", One Wish Willow digambarkan sebagai ranting pohon willow atau dedalu yang dijual di sebuah toko metafisika. Pembelinya hanya perlu mematahkan ranting tersebut sambil mengucapkan satu permintaan agar keinginannya menjadi kenyataan.

Bear menggunakan benda itu dengan harapan Nikki akan mencintainya lebih dari siapa pun di dunia. Namun, permintaan tersebut justru berubah menjadi kutukan yang memicu rangkaian kejadian mengerikan.

Meski menjadi elemen penting dalam film, One Wish Willow sepenuhnya merupakan benda fiktif yang diciptakan khusus untuk kebutuhan cerita.

Terinspirasi dari Mitologi Pohon Willow

Walaupun One Wish Willow tidak benar-benar ada, pemilihan pohon willow sebagai sumber kekuatan supranatural bukanlah tanpa alasan.

Selama berabad-abad, pohon willow sering dikaitkan dengan berbagai mitos dan cerita rakyat di sejumlah budaya.

Dalam sastra Eropa, termasuk karya-karya era William Shakespeare, pohon willow kerap diasosiasikan dengan kesedihan, kehilangan, hingga hal-hal gaib. Beberapa legenda juga menyebut peri atau makhluk supranatural sering bersemayam di sekitar pohon tersebut.

Di Jepang, willow sering dihubungkan dengan dunia arwah, sedangkan dalam tradisi Tiongkok pohon ini menjadi simbol kematian dan masa berkabung.

Bahkan, sebagian sejarawan mengaitkan asal-usul ungkapan "knock on wood" dengan tradisi kuno yang mempercayai bahwa mengetuk batang pohon dapat mengusir kesialan atau roh jahat.

Mirip Legenda Rokita

Salah satu teori yang banyak dibahas penggemar film adalah kemiripan One Wish Willow dengan legenda Rokita dalam mitologi Slavia.

Rokita merupakan sosok iblis yang diyakini menghuni jenis pohon willow tertentu. Menurut cerita rakyat, seseorang yang rela mengorbankan keyakinannya dapat memperoleh satu permintaan dari makhluk tersebut.

Hingga kini, Curry Barker belum pernah mengonfirmasi apakah legenda itu benar-benar menjadi inspirasi langsung untuk "Obsession". Namun, kesamaan konsep mengenai "satu permintaan dengan konsekuensi besar" membuat teori tersebut cukup populer di kalangan penonton.

Terinspirasi Cerita Klasik "The Monkey's Paw"

Inspirasi utama One Wish Willow ternyata berasal dari karya sastra klasik.

Curry Barker mengungkapkan bahwa konsep benda pengabul harapan tersebut terinspirasi dari cerpen terkenal "The Monkey's Paw" karya W.W. Jacobs.

Dalam cerita tersebut, sebuah kaki monyet ajaib mampu mengabulkan beberapa permintaan, tetapi setiap keinginan selalu membawa konsekuensi tragis yang tidak terduga.

Barker kemudian mengembangkan ide tersebut untuk "Obsession" dengan membuat aturannya jauh lebih kejam. Jika dalam "The Monkey's Paw" masih tersedia beberapa kesempatan membuat permintaan, One Wish Willow hanya memberikan satu kesempatan tanpa kemungkinan untuk membatalkan atau memperbaiki akibatnya.

Mengapa One Wish Willow Begitu Menyeramkan?

Horor dalam "Obsession" bukan semata-mata berasal dari kekuatan gaib One Wish Willow, melainkan dari konsekuensi yang muncul akibat keinginan Bear sendiri.

Alih-alih memberikan kebahagiaan, permintaan agar Nikki mencintainya justru mengubah rasa cinta menjadi obsesi yang mematikan. Bear bahkan baru memahami kesalahan tersebut setelah mendengar suara Nikki yang sebenarnya meminta pertolongan melalui nomor layanan bantuan yang tertera pada kemasan One Wish Willow.

Sayangnya, aturan benda tersebut tidak bisa diubah. Setiap orang hanya memiliki satu kesempatan menggunakan ranting ajaib itu, sehingga tidak ada cara untuk membatalkan permintaan yang telah dibuat.

Lewat konsep sederhana tentang "berhati-hatilah dengan apa yang kamu inginkan", "Obsession" berhasil mengangkat premis horor klasik menjadi cerita psikologis yang relevan dengan penonton modern. Hingga saat ini, One Wish Willow tetap menjadi benda fiktif, tetapi mitologi dan referensi budaya yang melatarbelakanginya membuat kisah dalam film terasa lebih meyakinkan dan mengerikan.