Declan Rice Bongkar Alasan Elliot Anderson Jadi Tandem Terbaik Inggris di Piala Dunia!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Duet lini tengah Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 terus mencuri perhatian. Bukan hanya karena performa solid The Three Lions, tetapi juga chemistry yang semakin kuat antara Declan Rice dan Elliot Anderson. Keduanya sukses menjadi motor permainan Inggris sepanjang turnamen dan berperan besar membawa tim melaju ke babak 16 besar.
Penampilan Anderson bahkan mendapat pujian langsung dari Rice. Gelandang Arsenal itu mengaku sangat menikmati bermain bersama rekan barunya tersebut. Menurutnya, Anderson bukan sekadar partner di lini tengah, tetapi pemain yang mampu membuat permainan Inggris menjadi jauh lebih seimbang.
Di tengah sorotan besar yang kini mengiringi karier Anderson usai transfer fantastisnya ke Manchester City, Rice justru yakin rekannya itu punya kualitas untuk menjawab semua ekspektasi. Ia bahkan menyebut Anderson sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya.
Declan Rice Terpukau dengan Kualitas Elliot Anderson
Thomas Tuchel memang menjadikan Rice dan Anderson sebagai duet utama di sektor tengah Inggris sepanjang Piala Dunia 2026. Keduanya dinilai saling melengkapi, baik saat menyerang maupun ketika membantu pertahanan.
Rice mengungkapkan bahwa kerja sama mereka berkembang dengan sangat cepat. Meski belum terlalu lama bermain bersama, keduanya sudah memiliki pemahaman yang membuat permainan Inggris semakin nyaman.
"Saya bisa bilang bahwa dia (Anderson) adalah salah satu pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya," buka Rice.
"Dia sangat konsisten dalam membawa bola, dan ia adalah ruang mesin kami. 9-10 bulan pertama kami bermain bersama terasa luar biasa."
Pujian tersebut menunjukkan betapa besar peran Anderson di lini tengah Inggris. Kemampuannya menjaga aliran bola serta mobilitas tinggi membuat Rice bisa bermain lebih leluasa menjalankan tugasnya.
Rice Minta Anderson Tak Terbebani Harga Transfer
Belum lama ini, Elliot Anderson resmi bergabung dengan Manchester City setelah ditebus dengan nilai transfer mencapai 115 juta pounds. Nilai tersebut membuat ekspektasi terhadapnya semakin tinggi.
Rice memahami betul tekanan yang datang bersama label harga mahal. Ia pernah mengalami situasi serupa ketika Arsenal membelinya dari West Ham dengan nilai sekitar 100 juta pounds.
Karena itu, Rice menyarankan Anderson agar tidak terlalu memikirkan angka transfernya dan tetap fokus menunjukkan kemampuan di atas lapangan.
"Saya tidak bisa mengontrol apa yang terjadi pada transfer saya, dan dia (Anderson) juga tidak bisa mengontrol transfernya saat ini," pungkasnya.
Menurut Rice, yang terpenting bagi seorang pemain adalah terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi tim, bukan memikirkan nilai transfer yang melekat pada dirinya.
Inggris Bersiap Hadapi Meksiko
Setelah tampil konsisten sejak fase grup, Inggris kini bersiap menjalani ujian berikutnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Lawan yang akan mereka hadapi adalah Meksiko, tim yang juga tampil impresif sepanjang turnamen.
Dalam pertandingan tersebut, duet Rice dan Anderson diperkirakan kembali menjadi tumpuan utama di lini tengah. Kombinasi pengalaman Rice dan energi Anderson diharapkan mampu mengontrol jalannya pertandingan sekaligus menjadi kunci agar The Three Lions melangkah ke babak perempat final.
Jika keduanya kembali tampil solid seperti pada laga-laga sebelumnya, peluang Inggris untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 tentu akan semakin terbuka lebar. Chemistry yang terus berkembang di antara dua gelandang ini pun menjadi salah satu modal terbesar pasukan Thomas Tuchel dalam mengejar mimpi meraih gelar juara dunia.
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.