Viral! Driver Ojol Dianiaya Saat Antar Shopee Food, Rumah Pelaku Langsung Digeruduk
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, media sosial lagi-lagi digegerkan oleh kejadian yang bikin hati panas. Seorang driver ojol dan pacarnya jadi korban penganiayaan brutal saat mengantar pesanan Shopee Food di kawasan Bantulan, Sleman. Gak tanggung-tanggung, insiden ini bikin ratusan driver ojol lain langsung bergerak, bahkan sampai menggeruduk rumah pelaku yang belakangan diketahui mengaku bekerja di dunia pelayaran.
Awalnya, si driver menerima pesanan ganda alias double order dari dua tempat berbeda: Fore Coffee dan Special Sambal. Karena udah punya pengalaman sebelumnya, sang driver tahu kalau Special Sambal biasanya lebih lama disiapkan, jadi dia mutusin buat ngambil pesanan dari Fore Coffee dulu.
Tapi ternyata, pelanggan dari Fore Coffee gak sabaran. Bukannya nunggu dengan tenang, pelanggan itu justru terus nelpon pakai nada tinggi, bahkan maksa si driver buat ngebut nganterin pesanannya. Udah gitu, di tengah perjalanan, mereka harus menghadapi macet parah gara-gara kirab budaya di jalanan.
Si driver dan pacarnya udah coba komunikasi baik-baik buat jelasin situasi, tapi yang mereka terima malah kata-kata kasar dan nada intimidatif. Sampai akhirnya mereka tiba di alamat tujuan-dan di situlah keributan meledak.
Pacar sang driver sempat coba ngejelasin kondisi yang sebenarnya, tapi pelanggan yang kemudian dikenal sebagai Mas Pelayaran justru naik pitam dan berkata, "Aku pelayaran loh mbak." Adu mulut pun terjadi dan berujung pada pengeroyokan. Si driver dan pacarnya mengalami luka memar dan lecet, bahkan sempat mencoba melakukan siaran langsung di media sosial untuk dijadikan bukti.
Untungnya, warga sekitar cepat bertindak dan melerai keributan itu. Tapi dampak psikologis buat si korban tentu gak bisa dianggap enteng.
Setelah video penganiayaan itu viral di media sosial, ratusan driver ojol langsung gerak bareng dan datangi rumah pelaku yang diketahui bernama Takbirdha Tsalasiwi Wartyana. Aksi ini berlangsung sampai dini hari, dengan tuntutan agar pelaku diproses secara hukum dan diberi sanksi tegas.
Gak lama setelah itu, muncul video permintaan maaf dari pelaku yang beredar luas di internet. Dalam video itu, Takbirdha menyampaikan penyesalan atas tindakannya.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Takbirdha Tsalasiwi Wartyana, memohon dengan tulus untuk meminta maaf kepada korban dan driver ojol, terutama driver S**pee, atas kejadian Kamis 3 Juli 2025, pukul 21.30," ujar pelaku.
"Dengan hal itu, saya sangat menyesal, dan saya siap menerima konsekuensinya dengan prosedur hukum yang terlaku."
Gen, kejadian ini lagi-lagi jadi pengingat penting kalau rasa hormat dan empati ke sesama itu gak boleh ditinggalin, apalagi ke pekerja layanan seperti driver ojol yang tiap hari berjibaku di jalan. Semoga kejadian ini bisa segera diselesaikan secara adil, dan gak terulang lagi ke depannya.