Miris! Bocah 8 Tahun Diasuh Anjing Gegara Ibunya Kecanduan, Sekarang Cuma Bisa Menggonggong

Genvoice.id | 05 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Seorang bocah 8 tahun di Thailand hidup diasuh anjing karena ibunya kecanduan, sampai-sampai cuma bisa menggonggong.

Kisah tragis datang dari Negeri Gajah Putih, yang bikin hati siapa saja terenyuh. Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun ditemukan hidup bersama anjing-anjing setelah ditelantarkan oleh ibunya yang kecanduan narkoba.

Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun di Distrik Lap Lae, Provinsi Uttaradit, hanya bisa berkomunikasi dengan cara menggonggong layaknya anjing.

Hal itu terjadi karena sang ibu yang kecanduan narkoba menelantarkannya sejak kecil.

Bocah yang disamarkan namanya sebagai A ini tidak pernah sekolah, bahkan TK, Gen.

Bahkan saat sempat diajak ibunya ke sekolah dasar waktu kelas 1, dia cuma datang sekali lalu nggak pernah kelihatan lagi.

Padahal, ibunya sempat dapat bantuan pendidikan dari pemerintah sebesar 400 baht atau sekitar Rp 200 ribuan, tapi uang itu tidak pernah dipakai untuk biaya sekolah A.

Penasaran, pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk cek langsung ke rumah A.

Ternyata dia tinggal di area "zona merah" yang rawan narkoba, di sebuah rumah panggung kayu bersama ibunya yang berusia 46 tahun, kakaknya 23 tahun, dan enam ekor anjing.

Dari cerita para tetangga, ibunya sering mengemis di kuil dan ke rumah warga buat minta uang atau makanan.

Karena perilakunya yang bikin risih, warga sampai melarang anak-anak mereka main bareng A atau saudaranya.

Akhirnya, A cuma punya teman anjing-anjing peliharaannya. Karena itu, dia justru terbiasa berperilaku layaknya anjing, bahkan untuk berkomunikasi pun dia hanya bisa menggonggong.

Ketika ibunya pergi mengemis ke desa atau kuil, A dibiarkan sendirian di rumah bersama anjing-anjingnya.

Operasi Penyelamatan A, Bocah yang Cuma Bisa Menggonggong

Kepala sekolah yang khawatir langsung menghubungi aktivis Paveena Hongsakul untuk meminta bantuan.

Paveena bersama degan pihak polisi, dinas sosial, dan pendidikan langsung turun tangan ke rumah A untuk memberikan pertolongan.

ketika sampai, mereka terkejut karena A benar-benar tidak bisa berbicara, hanya bisa menggonggong.

Tes urine ke ibunya dan abangnya juga menunjukkan mereka positif narkoba, dan langsung ditangkap.

Sementara itu, A sekarang sudah aman di panti asuhan dan akan terus dipantau agar bisa sekolah dan menjalani hidup lebih baik.

Paveena dan tim sosial di Thailand janji akan terus dampingi A ke depannya.

Semoga dengan bantuan banyak pihak, A bisa punya masa depan yang lebih cerah dan bisa kembali menjalani hidup seperti anak-anak lainnya, ya Gen.