Istana Buka Suara soal Isu Purbaya Mundur dari Menkeu, Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet
JAKARTA, GENVOICE.ID - Istana Kepresidenan membantah kabar yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri dari jabatannya. Pemerintah juga memastikan belum ada rencana melakukan reshuffle atau perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Penegasan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6) malam. Ia menepis berbagai spekulasi yang belakangan ramai beredar terkait posisi Purbaya di Kabinet Indonesia Maju.
"Enggak ada, enggak ada. Jadi enggak ada, enggak ada rencana itu, belum ada rencana itu," ujar Prasetyo kepada awak media.
Prasetyo mengatakan Purbaya sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi terkait isu pergantian Menteri Keuangan. Menurut dia, Purbaya memastikan dirinya masih menjalankan tugas sebagai bendahara negara dan tidak dicopot dari jabatannya.
Isu mengenai pergantian Menteri Keuangan mencuat di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang belakangan terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Rupiah bahkan sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS dan memicu berbagai spekulasi di pasar.
Meski begitu, pemerintah menilai kondisi ekonomi Indonesia masih berada dalam situasi yang terkendali. Prasetyo menyebut pemerintah saat ini lebih fokus memperkuat koordinasi antar lembaga ekonomi dibanding merespons rumor pergantian pejabat.
Menurut dia, sinergi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
"Yang sekarang kita perlukan adalah saling koordinasi yang erat, yang intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kemenko Ekonomi," kata Prasetyo.
Pemerintah juga mengaku terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah dan situasi pasar keuangan global. Kendati rupiah mengalami tekanan, Istana mengeklaim fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat.
Prasetyo menilai kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap terjaga serta tingkat inflasi yang disebut masih berada dalam batas aman.
"Yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin fundamental ekonomi kita sesungguhnya cukup kuat," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih solid meski pasar keuangan mengalami tekanan akibat sentimen global dan rumor negatif yang berkembang di pasar.