Abis Viral Ketauan Ngomong Kasar, Sarwendah Sampaikan Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Genvoice.id | 05 Jun 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia hiburan tanah air kembali dihebohkan dengan aksi salah satu figur publik ternama.

Kali ini, aktris sekaligus mantan personel Cherrybelle, Sarwendah Tan, mendadak menjadi perbincangan hangat netizen setelah rekaman video siaran langsungnya (live) viral di media sosial karena dinilai memuat kata-kata kasar.

Sadar bahwa tayangan tersebut memicu kegaduhan publik, Sarwendah klarifikasi situasi yang terjadi sekaligus menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (5/6/2026).

Langkah ini diambil bukan hanya untuk meredam suasana, tetapi juga untuk meluruskan polemik internal keluarganya dengan sang mantan suami, Ruben Onsu, yang belakangan ikut terseret ke ruang publik.

Duduk Perkara Akses Anak dan Tudingan Mempersulit

Sebelum video kontroversial tersebut mencuat, pihak Ruben Onsu sempat mengeluhkan adanya hambatan akses untuk bertemu dan membawa anak-anak mereka menginap. Muncul asumsi di kalangan netizen bahwa hubungan keduanya kembali memanas akibat perebutan hak asuh anak.

Menanggapi hal tersebut, pihak Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, langsung membantah keras tudingan telah mempersulit pertemuan. Menurutnya, pintu komunikasi selalu terbuka lebar bagi presenter berusia 42 tahun tersebut.

Chris menjelaskan bahwa polemik ini hanya masalah miskomunikasi terkait mekanisme permintaan yang belum dikomunikasikan secara jelas oleh pihak Ruben, bukan karena adanya penolakan dari Sarwendah.

"Kenapa belum diserahkan ya karena, memang mekanismenya harus diatur dulu dan bukan klien kami tidak pernah menyerahkan. Tetapi kami merasa, kliennya Bang Minola (Ruben Onsu) tidak pernah meminta," ujar Chris Sam Siwu.

Ia juga menambahkan bahwa pesan singkat (chat) yang belum terbalas karena kesibukan tidak bisa dijadikan alasan untuk menuduh kliennya sengaja menjauhkan anak-anak dari ayah kandungnya.

Penyesalan Mendalam dan Permintaan Maaf Terbuka dari Sarwendah

Terkait potongan video live yang terlanjur viral dan memuat emosi sesaat, Sarwendah memilih untuk tidak membela diri. Ibu tiga anak ini secara ksatria mengakui kesalahannya dalam memilih kata-kata di ruang publik.

"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial," ungkap Sarwendah.

Ia mengaku sangat menyesal karena masalah internal keluarga yang seharusnya diselesaikan secara tertutup di ruang privat kini justru menjadi konsumsi khalayak luas dan menyita energi banyak orang. Melalui permintaan maaf terbuka tersebut, Sarwendah berjanji untuk lebih bijak lagi ke depannya.

"Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. Dan ke depan, saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik," lanjutnya.

Dampak Psikologis pada Anak-Anak

Hal yang paling disayangkan oleh Sarwendah dari kegaduhan ini adalah dampak psikologis yang berpotensi menimpa anak-anak mereka. Ia berharap agar urusan kehidupan orang dewasa tidak menyeret anak-anak ke dalam pusaran pemberitaan media.

"Mohon maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apa pun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar," pungkas Sarwendah.

Guna mencegah hambatan komunikasi serupa di masa depan, pihak kuasa hukum Sarwendah menyarankan agar Ruben Onsu membangun jalur komunikasi yang lebih langsung, intens, dan personal dengan anak-anak maupun Sarwendah tanpa harus selalu melibatkan perantara hukum.