Terungkap Pelaku Pembunuh Anak Politisi PKS Cilegon Ternyata HA, Simpan Harta Karun di Bawah Pot Bunga

Genvoice.id | 05 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus tragis yang menimpa Axle (9), putra politisi PKS Cilegon, akhirnya menemui titik terang.

Setelah dua minggu jadi buronan, pelaku berinisial HA akhirnya tertangkap dengan cara yang tidak terduga.

Penangkapan ini mengungkap fakta-fakta yang bikin bulu kuduk merinding. Yuk, kita bedah pengakuan mengejutkan dari si pelaku:

  1. Tertangkap Saat Mau Beraksi Lagi

Pelaku HA ini sepertinya memang spesialis rumah mewah, Gen. Dia ditangkap pada Jumat (2/1/2026) bukan karena kasus pembunuhan Axle awalnya, tapi karena kepergok warga saat ingin membobol rumah mewah milik mantan anggota DPRD Banten.

  1. Pengakuan Spontan: Saya Pembunuhnya

Setelah 45 menit diamankan polisi di TKP pencurian terbaru, HA tiba-tiba membuat pengakuan yang bikin polisi terkejut.

Dia mengakui kalau dialah sosok yang menghabisi nyawa Axle di Perumahan BBS 3 Cilegon pada pertengahan Desember lalu.

Awalnya niat HA hanya ingin merampok, tapi aksinya berubah jadi pembunuhan sadis saat masuk melalui jendela belakang menggunakan kunci pas yang dimodifikasi jadi obeng.

  1. Harta Karun di Bawah Pot Bunga

Ini yang paling tidak masuk akal, Gen. HA ternyata menyimpan barang-barang berharga hasil curiannya di lokasi yang sangat dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.

Saat diinterogasi, dia blak-blakan mengatakan kalau emas dan jam tangan mewah hasil jarahannya dikubur di dalam tanah, tepat di bawah pot bunga dekat pembuangan AC.

Motif: Spesialis Rumah Mewah

Polisi menyebut HA memang mengincar rumah-rumah "sultan" di kawasan tersebut. Sayangnya, aksi kriminalnya kali ini harus mengorbankan nyawa seorang anak kecil yang tidak berdosa.

Saat ini, polisi sudah mengamankan barang bukti berupa kunci pas dan perhiasan yang sempat disembunyikan pelaku.

Kasus ini jadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dengan keamanan rumah, terutama soal akses jendela dan pintu belakang.

Jangan lupa pasang CCTV atau alarm tambahan ya, Gen, karena pelaku kejahatan seringkali adalah orang yang sudah memantau situasi sekitar.

Nggak kebayang ya, Gen, gimana hancurnya perasaan keluarga yang ditinggalkan. Mari kita kawal kasus ini supaya pelaku dapet hukuman yang setimpal.

Apa pendapat kamu soal pengakuan pelaku yang terkesan 'pasrah' ini? Tulis di kolom komentar ya!