Dinilai Mencurigakan, Pakar Soroti Kejanggalan Motif HA: Dari Pembunuhan Sadis Jadi Pencurian

Genvoice.id | 05 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus pembunuhan anak politisi PKS di Cilegon makin ke sini makin bikin dahi berkerut.

Meski pelaku inisial HA sudah ditangkap, ternyata ada "bau-bau" kejanggalan yang tercium oleh para pakar.

Kok bisa motifnya berubah drastis hanya dalam waktu dua minggu? Yuk, kita bedah bareng-bareng poin-poin yang ganjal di kasus ini:

  1. Plot Twist: Dari Dendam Jadi Mencuri?

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri, menyoroti perubahan motif yang sangat drastis.

Di TKP pertama (rumah korban Axle), pelaku tega menusuk korban sampai 22 kali, tapi anehnya tidak ada barang yang hilang.

Secara psikologis, ini biasanya indikasi motif emosional seperti dendam atau sakit hati.

Tapi ketika ditangkap dua minggu kemudian, HA justru sedang asyik membobol rumah mewah lain untuk mencuri emas.

Perubahan dari pembunuh karena emosi jadi pencuri demi harta dalam waktu singkat ini dinilai sangat tidak lazim, Gen!

  1. Luka Sadis yang Tidak Masuk Akal

Hasil otopsi menunjukkan luka yang sangat parah di tubuh Axle (9). Jika niatnya hanya mencuri dan ketahuan, biasanya pelaku bakal kabur atau melumpuhkan korban sewajarnya.

Tapi dengan 19 luka benda tajam dan 3 luka benda tumpul, pakar curiga ada kemarahan besar yang melatarbelakangi, bukan sekadar urusan ekonomi.

  1. Pekerjaan Pelaku: Karyawan Perusahaan Ternama!

Ini yang bikin geleng-geleng kepala, Gen. Si pelaku, HA, ini ternyata bukan pengangguran, dia karyawan di salah satu perusahaan swasta ternama di Cilegon.

Tapi siapa sangka, dia punya "side job" yang mengerikan, yaitu spesialis pembobol rumah mewah. Kapolda Banten menyebutnya sebagai spesialis rumah kosong yang sudah profesional.

  1. Pengakuan Saat Guncang?

Ada dugaan kalau pengakuan HA soal niat mencuri di rumah politisi PKS itu muncul karena dia sedang dalam kondisi terguncang ketika ditangkap.

Pakar mempertanyakan apakah HA benar-benar pelaku pembunuhan itu, atau ada fakta lain yang masih disembunyikan.

Jangan gampang puas dengan info di permukaan, ya! Kasus seperti ini seringkali punya lapisan rahasia yang lebih dalam.

Kita harus tetap objektif menunggu hasil penyelidikan lengkap dari kepolisian dan fakta di persidangan nanti.

Gimana menurut kamu, Gen? Apakah mungkin seorang karyawan perusahaan elit punya sisi gelap sesadis itu, atau jangan-jangan ada motif lain yang lebih besar di belakangnya? Tulis teori kamu di kolom komentar!