Bikin Heboh! OpenAI Bantah Ada Iklan di ChatGPT, Mark Chen Akui Ada 'Kecolongan'

Genvoice.id | 05 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - OpenAI akhirnya buka suara soal isu yang bikin timeline ramai, apakah ChatGPT mulai memunculkan iklan? Jawabannya tidak.

OpenAI menegaskan bahwa tidak ada iklan maupun uji coba iklan yang berjalan di layanan ChatGPT saat ini.

Tapi, Chief Research Officer OpenAI Mark Chen mengakui ada sedikit "drama" internal. Ia bilang perusahaan sempat "kecolongan" setelah beberapa pengguna ChatGPT versi berbayar mengaku melihat rekomendasi yang mirip promosi brand besar seperti Peloton dan Target. Konten ini bikin warganet curiga ChatGPT mulai dipasangi ads.

"Kami sepakat bahwa apa pun yang terasa seperti iklan harus ditangani dengan hati-hati, dan kami memang belum maksimal," tulis Chen lewat akun media sosialnya. Sebagai respons cepat, OpenAI langsung mematikan sementara fitur saran tersebut dan sedang memperbaiki akurasinya. Nantinya, pengguna juga bakal dapat pengaturan tambahan untuk mengurangi atau menonaktifkan rekomendasi serupa.

OpenAI menjelaskan bahwa saran yang dilihat pengguna itu sebenarnya adalah rekomendasi aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas platform ChatGPT-bukan iklan berbayar. Fitur tersebut diperkenalkan sejak Oktober, dan tidak ada unsur finansial di baliknya.

Head of ChatGPT Nick Turley juga ikut menenangkan suasana. "Tidak ada uji coba iklan yang berjalan. Tangkapan layar yang beredar itu tidak asli atau bukan iklan," tegasnya. Ia menambahkan bahwa kalau suatu hari OpenAI mempertimbangkan iklan, pendekatannya bakal ekstra hati-hati demi menjaga kepercayaan pengguna.

Isu ini mencuat di tengah kabar dari Wall Street Journal yang menyebut CEO OpenAI Sam Altman baru saja mengeluarkan memo "kode merah." Memo ini memfokuskan seluruh energi perusahaan pada peningkatan kualitas ChatGPT, sekaligus menunda pengembangan proyek lain-termasuk rencana bisnis iklan.

Padahal awal tahun, OpenAI sempat merekrut mantan CEO Instacart sekaligus eks-eksekutif Facebook Fidji Simo sebagai CEO of Applications, langkah yang sempat memicu spekulasi bahwa iklan akan jadi fokus berikutnya. Namun memo terbaru ini menandakan hal sebaliknya: prioritas kembali ke kualitas ChatGPT, bukan iklan.