Rifki Ray Farandi Gantikan Marselino Ferdinan di SEA Games 2025, Ini Kelebihan Si Kidal Mematikan!

Genvoice.id | 04 Dec 2025
JAKARTA, GENVOICE.COM - Cedera hamstring yang menimpa Marselino Ferdinan memang menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia U-22. Namun, situasi ini berubah menjadi peluang emas bagi Rifqi Ray Farandi.
Gelandang kidal milik Persik Kediri tersebut langsung dipanggil untuk terbang ke Thailand pada Rabu (3/12/2025) malam WIB dan bergabung bersama skuad Garuda Muda yang tengah bersiap mempertahankan medali emas SEA Games.

Kabar pemanggilan mendadak ini disambut penuh antusias pihak Persik. Manajer tim, Syahid Nur Ichsan, mengaku tidak menyangka Rifki Ray yang sebelumnya sempat tereliminasi dalam seleksi akhir, akhirnya kembali mendapat kepercayaan dari pelatih.
"Ini kabar mendadak yang sangat membahagiakan bagi Rifki Ray dan Persik. Semoga ia bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin," ujarnya.

Syahid juga menyebut bahwa perjalanan Rifqi Ray menuju Timnas adalah bukti bahwa tak ada yang bisa menebak arah rezeki maupun takdir.

"Kita tak tahu rencana Allah SWT. Rifki sebelumnya tersingkir, tapi akhirnya justru dipilih menggantikan Marselino. Kami berpesan agar ia memberikan yang terbaik untuk bangsa," lanjutnya.

Jaga Tradisi Persik di Timnas
Persik Kediri rupanya memiliki tradisi unik dalam dua edisi terakhir SEA Games, selalu menyumbang pemain ke Timnas Indonesia U-22. Dua tahun lalu, Jeam Kelly Sroyer yang kini bermain untuk Persipura menjadi bagian skuad yang sukses merebut medali emas di Kamboja. Syahid berharap aura positif itu kembali terulang.
"Semoga kehadiran Rifki Ray membawa energi dan keberuntungan yang sama seperti dua tahun lalu," harapnya.

Rifqi Ray sendiri sudah beberapa kali mencuri perhatian pelatih nasional. Pada 2022, ia pernah dipanggil Shin Tae Yong untuk seleksi Timnas U-20 meski akhirnya tidak lolos tahap akhir.

Kesempatan Debut dan Senjata Mematikan Rifki
SEA Games Thailand bakal menjadi panggung debut bagi pemain berusia 21 tahun ini. Dengan postur 1,82 meter, banyak yang menilai gerakannya terkesan lamban. Namun itu hanya ilusi. Justru ketika bola berada di kakinya, Rifqi Ray berubah menjadi sosok lincah, sulit ditekel, dan sangat berbahaya.

Tubuhnya yang lentur membuat bola menempel kuat pada kakinya. Ditambah kaki kiri yang menjadi senjata pamungkas, tendangan keras, akurat, dan sering kali tak tertebak oleh kiper lawan. Rifqi juga dikenal memiliki kemampuan umpan jarak jauh yang presisi, atribut penting bagi gelandang serang modern.

Perannya sangat mungkin menjadi solusi Timnas Indonesia U-22 untuk membongkar pertahanan lawan dari lini kedua. Ia pun bisa menggantikan Marselino sebagai penyerang lubang di sisi kanan maupun kiri tanpa kehilangan kualitas kreativitas.

Apakah Rifqi Ray Farandi siap mencuri panggung dan menjadi kejutan terbesar Indonesia di SEA Games 2025 Thailand?