Iran Akhirnya Hadir di Undian Piala Dunia 2026 Setelah Melewati Beberapa Kontroversial

Genvoice.id | 04 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) akhirnya memastikan kehadirannya di acara pengundian Piala Dunia 2026 di Washington DC, Amerika Serikat, setelah sempat mengancam memboikot karena kebijakan larangan masuk yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump.

Beberapa hari sebelumnya, situasi sempat panas. Seorang juru bicara FFIRI menegaskan bahwa Iran tidak akan hadir di acara tersebut, dengan alasan keputusan pemerintah AS sama sekali tidak berkaitan dengan olahraga. Mereka bahkan mengklaim telah memberi tahu FIFA bahwa delegasi Iran tidak akan berpartisipasi dalam undian Piala Dunia. Ketegangan meningkat karena kebijakan imigrasi AS yang diumumkan pada Juni 2025, yang membatasi masuknya warga dari sejumlah negara seperti Iran, Afghanistan, Myanmar, Libya, Somalia, dan Yaman. Aturan itu membuat delegasi Iran terancam tidak bisa hadir di AS, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.

Namun jelang hari pengundian, sikap Iran berubah. FFIRI memutuskan mengirimkan delegasi resmi yang dipimpin langsung pelatih tim nasional, Amir Ghalenoei. Menurut Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donjamali, Ghalenoei akan hadir sebagai perwakilan teknis tim, didampingi satu atau dua anggota delegasi lainnya. Meski begitu, Presiden FFIRI Mehdi Taj kemungkinan tidak bisa ikut karena permohonan visanya ditolak otoritas AS.

Pengundian Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung Jumat 5 Desember siang waktu setempat, atau Sabtu pukul 00.00 WIB, dan akan menjadi undian pertama dengan format baru berisi 48 tim. Iran sendiri lolos sebagai juara Grup A kualifikasi zona Asia.

Kehadiran delegasi Iran ini sekaligus meredakan ketegangan politik yang sempat mengancam kelancaran persiapan Piala Dunia. Setidaknya untuk sementara, drama diplomatik yang melingkupi ajang sepak bola terbesar dunia itu tidak sampai merembet hingga ke panggung undian.