Miris! Pasutri Di Bangka Buka Jasa Open BO, Istri di Kamar Layani Pelanggan, Suami Ngasuh Anak di Ruang Tamu

Genvoice.id | 04 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kisah miris dan bikin geleng-geleng kepala dari Bangka Belitung. Sepasang suami-istri berinisial DA (24) dan AA (29) diamankan polisi karena diduga menjalankan praktik prostitusi online, atau yang sering disebut "open BO", di rumah pribadi mereka sendiri.

Bayangkan, saat sang istri, DA, melayani pelanggan di kamar tidur, suaminya, AA, berada di ruang tamu sambil menjaga anak mereka yang masih bayi. Sebuah ironi yang menampar realita sosial.

Kasus Pasutri open BO MiChat ini terungkap setelah pemeriksaan oleh Polres Bangka, mengungkap bahwa suami adalah orang yang mengenalkan aplikasi MiChat dan mendapat bagian uang untuk membeli rokok hingga judi online.

Awalnya Nipu, Berakhir di Jerat MiChat

Kasus ini terungkap setelah Unit PPA Satreskrim Polres Bangka melakukan pemeriksaan pada Rabu (1/10/2025). Suami, AA, mengaku bahwa dialah yang pertama kali mengunduh aplikasi MiChat di ponsel istrinya. Tujuannya awalnya untuk menipu, namun kemudian malah muncul tawaran untuk praktik open BO yang akhirnya mereka jalani bersama.

Praktik ini diakui sudah dilakukan sebanyak 15 kali, dengan tarif bervariasi antara Rp200 ribu hingga Rp400 ribu sekali kencan.

Uang Nggak Seberapa, Dipakai Beli Rokok dan Judi Online

Pembagian dan penggunaan uang hasil prostitusi ini menunjukkan betapa mirisnya kondisi finansial mereka. Sebagian besar uang dipakai oleh DA (istri) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, jatah sang suami, AA, hanya sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

Uang jatah yang sedikit itu dihabiskan AA untuk membeli rokok, minuman, bahkan untuk bermain judi online. Ini menjadi bukti betapa bahayanya jeratan candu online bisa mendorong seseorang mengambil jalan yang sangat ekstrem.

AA sendiri mengaku sempat terpikir untuk berhenti, bahkan sampai cekcok hebat dengan istrinya dan mencoba bunuh diri karena tekanan tersebut. Namun, praktik ilegal ini terus berlanjut karena sang istri disebut masih bersikeras untuk melakukannya.

Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini. Kisah tragis pasutri ini menjadi pengingat keras bagi kita semua tentang pentingnya kesehatan mental, bahaya jeratan judi online, dan dampak buruknya pada keluarga, terutama anak yang tidak bersalah.