Sidang Nikita Mirzani Digelar Online Gara-Gara Demo di Jakarta, Ini Faktanya!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus hukum yang melibatkan artis Nikita Mirzani kembali jadi sorotan. Sidang yang harusnya digelar langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akhirnya dipindahkan ke sistem daring. Keputusan ini bukan tanpa alasan, Gen. Situasi Jakarta yang dipenuhi aksi demonstrasi beberapa hari terakhir bikin pihak pengadilan memilih jalur aman.
"Ya dilaksanakan secara daring," kata Humas PN Jaksel, Rio Barten, dilansir dari ANTARA.
Lewat akun resmi Instagram PN Jaksel, pihak pengadilan juga mengumumkan kalau seluruh agenda persidangan sejak 1-4 September 2025 akan berjalan online. Jadi bukan cuma sidang Nikita Mirzani aja yang terdampak aturan ini.
Kasus yang bikin Nikita duduk di kursi terdakwa ini cukup serius. Ia didakwa melakukan pengancaman dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret nama Reza Gladys, bos skincare terkenal. Dalam dakwaan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut Nikita sempat menekan Reza untuk membayar Rp4 miliar sebagai uang tutup mulut terkait produk skincare yang disebut tak terdaftar di BPOM.
Uang itu, menurut jaksa, bahkan digunakan untuk melunasi sisa cicilan KPR rumah Nikita. Persidangan ini pun makin menarik perhatian karena melibatkan saksi ahli yang dihadirkan JPU untuk memperkuat dakwaan.
Berdasarkan catatan dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel, kasus dengan nomor 362/Pid.Sus/2025/PN JKT.SEL sudah resmi dilimpahkan sejak 17 Juni 2025 lalu. Selain Nikita, asistennya Ismail Marzuki juga ikut terseret dalam kasus ini.
Jaksa mendakwa keduanya dengan Pasal 45 ayat 10 huruf A dan Pasal 27B ayat (2) UU ITE yang telah diperbarui lewat UU No. 1 Tahun 2024. Nggak cuma itu, mereka juga dikenai Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang yang dikaitkan dengan Pasal 55 Ayat 1 KUHP.
Sidang ini jelas jadi perhatian publik, bukan hanya karena nama besar Nikita Mirzani, tapi juga karena kasusnya menyinggung praktik bisnis skincare ilegal. Kini, semua mata tertuju pada kelanjutan persidangan daring ini dan apakah Nikita bakal terbukti bersalah atau justru bisa membantah semua tuduhan.