Resmi Gabung Manchester City, Donnarumma Siap Ubah Gaya Main demi Pep Guardiola

Genvoice.id | 04 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gianluigi Donnarumma resmi menjadi bagian dari Manchester City dan menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dengan filosofi permainan khas Pep Guardiola yang menuntut kiper ikut membangun serangan dari belakang.

Donnarumma didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan kontrak lima tahun. Meskipun dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia dalam hal refleks dan penyelamatan, pemain berusia 25 tahun itu kerap dikritik karena kurang nyaman bermain dengan kaki, kemampuan yang menjadi krusial dalam sistem permainan City.

"Saya selalu berusaha membantu tim dan melakukan apa yang pelatih minta. Anda bisa selalu berkembang dalam segala hal, dan mengenai apa yang pelatih minta, saya akan mencoba untuk meningkatkannya," kata Donnarumma saat bergabung dengan pemusatan latihan timnas Italia.

Donnarumma akan menggantikan peran penting yang sebelumnya diisi oleh Ederson. Selama tujuh musim bersama City, kiper asal Brasil tersebut dikenal sebagai pelopor kiper modern di Premier League berkat distribusi bola jarak jauh yang akurat, termasuk mencetak tujuh assist selama kariernya di Inggris.

Kini, Donnarumma dihadapkan pada tantangan besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ederson. Namun, ia datang dengan reputasi yang tak kalah mentereng, menjadi pilar utama PSG saat menjuarai Liga Champions musim lalu, serta membawa Italia juara Euro 2021 lewat performa heroik di adu penalti melawan Inggris.

Dalam wawancaranya, Donnarumma mengungkapkan rasa bangganya bisa bergabung dengan Manchester City.

"Saya tidak sabar bergabung dengan City karena mereka benar-benar menginginkan saya. Pelatih juga sangat menginginkan saya, dan itu membuat saya bangga. Merasa begitu diinginkan oleh klub terbaik dunia adalah sebuah kebanggaan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan tanpa pencapaian. "Sejak saya bermain pada usia 16 tahun sampai hari ini, saya sudah melakukan banyak hal besar. Kesalahan akan selalu ada, tapi saya percaya telah meraih pencapaian besar," tambahnya.

Sebelum menjalani debut di Etihad Stadium, Donnarumma masih memiliki tanggung jawab besar bersama timnas Italia di kualifikasi Piala Dunia 2026. Gli Azzurri, yang kini dilatih oleh Gennaro Gattuso, akan menghadapi Estonia di Bergamo pada Jumat (5/9), disusul laga melawan Israel di Hungaria tiga hari kemudian.

Italia saat ini baru mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan di Grup I. Norwegia memimpin dengan 12 poin dari empat laga, diikuti oleh Israel yang mengumpulkan enam poin.

"Kami harus rendah hati dan bersatu untuk membangun kerja sama tim," tegas Donnarumma mengenai peluang Italia di kualifikasi.