Lewis Hamilton Kena Hukuman Grid Penalty di GP Italia, Begini Kronologinya

Genvoice.id | 04 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar kurang menyenangkan datang bagi Lewis Hamilton jelang Grand Prix Italia di Monza. Pebalap Ferrari itu dipastikan mendapat penalti mundur lima posisi di grid start setelah melanggar aturan terkait bendera kuning ganda (double yellow flag) pada akhir pekan balapan GP Belanda.

Insiden ini berawal dari sesi reconnaissance lap di Zandvoort. Race Director sudah memberi instruksi bahwa tikungan terakhir sebelum masuk pit lane akan diberi tanda bendera kuning ganda untuk menjaga keselamatan para mekanik dan ofisial. Regulasi FIA dengan jelas menyebut setiap pebalap wajib mengurangi kecepatan secara signifikan ketika melintasi sektor bendera kuning.

Namun, dari hasil investigasi steward, Hamilton dianggap tidak cukup mengurangi kecepatannya. Data telemetri menunjukkan ia memang menurunkan laju mobil sekitar 20 km/jam dibanding kecepatan normal, mengurangi throttle 10-20 persen, serta mengerem lebih awal 70 meter sebelum pit entry. Meski begitu, steward menilai upaya tersebut belum memenuhi kriteria "significant reduction" sesuai aturan.

"Biasanya, pelanggaran seperti ini bisa berujung penalti 10 posisi start. Tapi karena Hamilton sudah melakukan upaya untuk melambat, kami mempertimbangkan faktor keringanan dan menjatuhkan hukuman lima posisi saja," bunyi pernyataan resmi steward FIA.

Hukuman ini tentu menambah beban Ferrari yang sudah dibuat kecewa oleh hasil GP Belanda. Dalam balapan tersebut, Hamilton kehilangan kendali di Tikungan 3 saat kondisi lintasan mulai basah karena hujan. Ia menabrak pembatas, dan tak lama kemudian rekan setimnya Charles Leclerc juga mengalami insiden di titik yang sama setelah bersenggolan dengan Kimi Antonelli. Hasilnya, Ferrari mengalami double DNF yang menyakitkan di hadapan fans Tifosi.

Kini, menjelang balapan kandang di Monza, situasi Ferrari semakin menantang. Hamilton dipastikan harus start lebih jauh ke belakang dari hasil kualifikasi aslinya, yang bisa mempersulit peluangnya naik podium di depan publik Italia.

Monza sendiri dikenal sebagai "Temple of Speed" dengan trek lurus panjang yang membuat posisi start sangat menentukan. Start dari grid tengah akan memberi Hamilton pekerjaan rumah berat untuk mengejar rival-rival utamanya seperti Max Verstappen dan Lando Norris yang konsisten di papan atas.

Dengan Ferrari masih mencari momentum usai musim yang penuh naik-turun, hukuman ini bisa menjadi pukulan telak. Namun, para penggemar tentu berharap Hamilton bisa membalas dengan performa spektakuler di trek ikonik tersebut.