Film Backrooms Bikin Heboh, Suara Bahasa Indonesia di Trailer Ternyata Pernah Dikirim NASA ke Luar Angkasa
JAKARTA, GENVOICE.ID - Film horor sci-fi Backrooms sukses mencuri perhatian bahkan sebelum resmi tayang di Indonesia. Bukan hanya karena konsep horornya yang unik dan mencekam, tetapi juga karena sebuah detail tak terduga yang membuat banyak penonton Indonesia terkejut.
Dalam trailer terbaru film produksi A24 tersebut, terdengar suara berbahasa Indonesia yang muncul di tengah suasana lorong misterius khas dunia Backrooms. Kalimat yang terdengar berbunyi, "Selamat malam, hadirin sekalian. Selamat berpisah dan sampai bertemu lagi di lain waktu."
Kemunculan suara itu langsung menjadi perbincangan di media sosial. Banyak orang awalnya mengira rekaman tersebut dibuat khusus untuk kebutuhan film. Namun setelah ditelusuri, ternyata asal-usul audio tersebut jauh lebih menarik dari yang dibayangkan.
Bahkan, suara itu memiliki hubungan dengan salah satu proyek paling bersejarah dalam eksplorasi luar angkasa.
Suara dari Indonesia yang Pernah Melintasi Antarbintang
Rekaman salam yang digunakan dalam trailer Backrooms ternyata berasal dari The Golden Record, arsip legendaris milik NASA.
The Golden Record merupakan piringan emas yang dibawa dalam misi Voyager 1 dan Voyager 2 pada tahun 1977. Arsip tersebut dibuat sebagai representasi kehidupan manusia di Bumi dan berisi berbagai pesan, suara, musik, hingga gambar dari beragam budaya dunia.
Tujuan utama proyek itu adalah memperkenalkan peradaban manusia apabila suatu saat wahana tersebut ditemukan oleh makhluk atau peradaban lain di luar tata surya.
Salah satu isi dari piringan emas tersebut adalah salam dalam puluhan bahasa dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Pesan berbahasa Indonesia itu direkam oleh Ilyas Harun dan kemudian menjadi bagian dari koleksi suara yang ikut menjelajah luar angkasa bersama Voyager.
Bukan Hanya Salam, Budaya Indonesia Juga Ikut Dibawa NASA
Keterlibatan Indonesia dalam The Golden Record ternyata tidak berhenti pada pesan suara saja.
Dalam arsip bersejarah tersebut, Indonesia juga diwakili melalui karya budaya berupa gending Jawa berjudul Ketawang Puspawarna karya Mangkunegara IV.
Karya musik tradisional itu dipilih sebagai salah satu koleksi lagu dari berbagai negara yang dianggap mampu menggambarkan kekayaan budaya manusia.
Karena itu, saat banyak penonton mengetahui asal-usul suara dalam trailer Backrooms, reaksi yang muncul bukan hanya rasa penasaran, tetapi juga kebanggaan.
Tak sedikit yang baru menyadari bahwa salam berbahasa Indonesia tersebut sudah mengarungi luar angkasa selama puluhan tahun sebelum akhirnya muncul kembali dalam sebuah film horor modern.
Detail Kecil yang Bikin Backrooms Makin Menarik
Penggunaan rekaman asli dari The Golden Record dianggap menjadi salah satu elemen unik yang memperkuat atmosfer misterius dalam Backrooms. Suara lawas yang berasal dari arsip antariksa itu memberikan kesan ganjil sekaligus menyeramkan ketika dipadukan dengan visual lorong tanpa akhir yang menjadi ciri khas film tersebut.
Bagi penonton Indonesia, detail ini tentu menjadi daya tarik tambahan yang membuat film semakin layak dinantikan.
Menariknya lagi, Backrooms juga menghadirkan Lukita Maxwell sebagai salah satu pemeran. Kehadiran aktris berdarah Indonesia tersebut semakin menambah keterkaitan film ini dengan publik Tanah Air.
Dengan kombinasi cerita horor psikologis, misteri dunia Backrooms, serta kemunculan suara berbahasa Indonesia yang memiliki sejarah luar biasa, tak heran jika film ini menjadi salah satu tontonan yang paling banyak dibicarakan menjelang penayangannya pada 10 Juni 2026.
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.