Film "Lift" Borong Penghargaan, Bukti Horor Tanpa Hantu Tetap Bisa Bikin Tegang

Genvoice.id | 04 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film Lift menunjukkan bahwa genre horor tak selalu harus bergantung pada sosok hantu. Dengan pendekatan berbeda, film ini justru tampil dominan dalam ajang Festival Film Horor edisi Maret 2026.

Dalam ajang tersebut, "Lift" berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Selain dinobatkan sebagai Film Pilihan, film ini juga membawa pulang kategori Sutradara Terpilih untuk Randy Chans, Pemeran Pria Terpilih untuk Alfie Affandi, Pemeran Wanita Terpilih untuk Ismi Melinda, serta Penata Kamera Terpilih untuk Risky Dwipanca.

Ketua dewan juri, Ismail Uka-uka, menilai film ini menghadirkan konsep yang tidak biasa dalam dunia horor. Ia menyoroti bagaimana cerita mampu dibangun hanya dari satu lokasi sempit, yakni di dalam lift, namun tetap menghasilkan ketegangan yang kuat.

Alih-alih mengandalkan jumpscare atau kemunculan makhluk gaib, "Lift" lebih menekankan pada eksplorasi ruang dan konflik emosional karakter. Cerita berfokus pada misteri masa lalu yang perlahan terungkap, menciptakan atmosfer mencekam lewat pendekatan psikologis.

Sementara itu, Ketua festival Chandra NZ mengungkapkan bahwa proses penjurian berlangsung cukup intens. Banyaknya film horor yang bersaing membuat dewan juri harus melalui diskusi panjang sebelum menentukan pemenang.

Selain malam penghargaan, festival ini juga menghadirkan diskusi bertema pendekatan baru dalam musik horor. Topik tersebut membahas bagaimana suasana menyeramkan bisa dibangun tanpa harus mengandalkan elemen supranatural.

Festival Film Horor sendiri rutin digelar setiap bulan sejak Desember 2025, dengan menilai berbagai film horor Indonesia yang tayang dalam periode tertentu. Tingginya jumlah produksi film horor dinilai menjadi tanda positif bagi perkembangan industri perfilman Tanah Air.

Dalam setiap edisi, setidaknya ada beberapa judul baru yang masuk penilaian, menunjukkan bahwa genre horor masih menjadi salah satu yang paling produktif dan diminati penonton Indonesia.