Viral 70 Ribu Pasukan Israel Dikaitkan dengan Hadits Dajjal, Benarkah Tanda Akhir Zaman? Ini Penjelasannya!

Genvoice.id | 04 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Eskalasi konflik di Timur Tengah pada awal Maret 2026 kembali memicu perdebatan panas mengenai tanda-tanda akhir zaman.

Kabar mengenai pengerahan 70 ribu tentara Israel dan Amerika Serikat untuk menyerang Iran mendadak viral karena dikaitkan dengan hadits tentang pengikut Dajjal.

Banyak warganet yang menyamakan jumlah personel cadangan tersebut dengan nubuat dalam literatur Islam yang menyebut angka serupa sebagai pengikut Dajjal di masa depan.

Lantas, benarkah peristiwa geopolitik saat ini merupakan tanda kiamat yang sudah dekat? Simak penjelasan lengkap mengenai hadits 70 ribu pengikut Dajjal dan pandangan ulama terkait situasi dunia saat ini agar Gen mendapatkan pemahaman yang tepat dan tidak terjebak spekulasi.

Isi Hadis tentang 70 Ribu Pengikut Dajjal

Spekulasi tersebut bersumber dari hadis yang dimuat dalam Kitab Al Fitan karya Ibnu Katsir. Rasulullah SAW bersabda mengenai kemunculan Dajjal:

"Bersama Dajjal ada tujuh puluh ribu dari orang Yahudi. Di atas setiap laki-laki dari mereka terdapat mahkota dan pedang yang terhunus..." (HR Ahmad & Al-Hakim).

Hadis ini menggambarkan kondisi dunia yang penuh fitnah (kekacauan) menjelang kiamat, di mana Dajjal akan muncul dengan berbagai tipu daya luar biasa, termasuk kemampuan menyembuhkan penyakit hingga menghidupkan orang mati sebagai bentuk ujian keimanan.

Tanda-Tanda Akhir Zaman Lainnya

Selain angka 70.000, para ulama sering merujuk pada beberapa tanda besar kiamat yang disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, di antaranya:

  • Peperangan Besar: Pertikaian antara dua golongan besar yang menyebabkan banyak korban jiwa.

  • Fenomena Sosial: Munculnya banyak pendusta yang mengaku nabi, waktu yang terasa semakin singkat, hingga maraknya pembangunan gedung-gedung tinggi.

  • Penguasaan Wilayah: Hadis menyebutkan penguasaan atas wilayah Irak, Syam, dan Mesir beserta sumber daya alamnya sebagai salah satu isyarat penting.

Catatan Penting: Geopolitik vs Teks Suci

Meskipun angka 70.000 personel militer Israel memicu perdebatan panas, penting bagi umat Muslim untuk tetap bijak. Hingga saat ini, tidak ada keterangan resmi dari para ulama yang secara tegas memastikan bahwa peristiwa geopolitik antara AS-Israel-Iran saat ini adalah penggenapan langsung dari hadis tersebut.

Teks keagamaan mengenai akhir zaman sering kali bersifat gaib dan maknanya hanya diketahui secara pasti saat peristiwa itu benar-benar terjadi sesuai ketetapan Allah. Oleh karena itu, menyikapi situasi ini dengan memperkuat ibadah dan literasi jauh lebih disarankan daripada terjebak dalam kecemasan spekulatif.

Munculnya spekulasi mengenai angka 70 ribu tentara ini menunjukkan betapa besarnya perhatian umat terhadap literatur akhir zaman di tengah krisis global.

Namun, penting untuk diingat bahwa nubuat dalam hadits adalah perkara gaib yang waktu ketetapannya hanya berada di tangan Allah SWT.

Alih-alih terjebak dalam kecemasan spekulatif, situasi ini seharusnya menjadi pengingat bagi kita untuk terus memperkuat iman dan memperbanyak amal saleh.

Semoga kita senantiasa terlindung dari segala fitnah, baik fitnah dunia maupun fitnah Dajjal yang telah diperingatkan oleh Rasulullah SAW. Mari kita sikapi setiap peristiwa dunia dengan kepala dingin dan hati yang terpaut pada tuntunan agama.