Kontroversi TikToker Shegan: Minta Maaf Usai Gimmick Jadi Lisa BLACKPINK untuk Promosi
JAKARTA, GENVOICE.ID-Konten kreator Shella Ganiswar alias Shegan tengah menjadi sorotan publik setelah aksinya meniru Lisa BLACKPINK untuk kepentingan promosi menuai kritik. Video yang beredar luas di media sosial memicu reaksi keras dari penggemar, hingga akhirnya Shegan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Melalui unggahan video di TikTok, Shegan mengaku lalai dan tidak mempertimbangkan dampak dari penggunaan nama idol K-pop tersebut. Ia menegaskan permintaan maafnya ditujukan kepada Lisa, para penggemar Lisa (Lilies), serta pihak manajemen yang mungkin terdampak.
Shegan menyebut dirinya ceroboh karena menyetujui gimmick promosi yang membawa nama Lisa. Ia awalnya mengira konsep tersebut tidak akan menimbulkan masalah, namun belakangan menyadari adanya aspek hukum dan etika yang harus diperhatikan.
Klarifikasi Video Viral di Blok M
Kontroversi ini makin memanas setelah beredar video Shegan di kawasan Blok M yang memperlihatkan dirinya dikerubungi banyak orang. Situasi tersebut memicu spekulasi bahwa ia mengadakan acara fan meeting dengan mengatasnamakan Lisa.
Menanggapi hal itu, Shegan memberikan klarifikasi tegas. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi tersebut murni untuk membuat konten bersama sebuah brand hair care. Menurutnya, kegiatan itu bukan fan meeting maupun meet and greet seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.
Ia juga menambahkan bahwa video yang direkam saat itu bahkan masih dalam tahap editing dan belum dipublikasikan. Tujuannya hanya membuat konten bertema ngabuburit bersama brand yang bekerja sama dengannya.
Reaksi Publik dan Fans
Sebelumnya, Shegan memang dikenal viral karena kemiripan wajahnya dengan Lisa. Namun penggunaan nama idol tersebut dalam materi promosi dinilai sebagian warganet sebagai tindakan yang merugikan dan berpotensi menyesatkan.
Tekanan dari penggemar Indonesia hingga Thailand membuat isu ini cepat melebar. Banyak Lilies menilai penggunaan nama besar artis untuk kepentingan komersial harus dilakukan dengan izin dan pertimbangan matang.
Janji Tidak Mengulangi
Menutup klarifikasinya, Shegan menyatakan telah mengambil pelajaran penting dari kejadian ini. Ia berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten ke depan dan ingin menciptakan lingkungan media sosial yang positif tanpa merugikan pihak lain.