Besaran Fantastis Bonus SEA Games 2025: Menpora Bungkam, Publik Makin Penasaran!
JAKARTA, GENVOICE.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), memilih diam seribu bahasa ketika kembali ditanya soal besaran bonus yang akan diterima atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
Momen ini terjadi saat Menpora bertemu dengan jajaran Perkumpulan Besar Padel Indonesia di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025.
Alih-alih memberikan bocoran angka, Menpora justru menegaskan semua detail mengenai bonus masih harus menunggu dokumen resmi dari Kementerian Keuangan.
"Nanti, tunggu suratnya," ujarnya singkat.
Padahal, masyarakat dan para atlet sudah mulai menebak-nebak berapa besar penghargaan yang akan diberikan kepada peraih medali emas, perak, dan perunggu.
Meski persentase perolehan medali sudah dirilis, hitungan besaran bonus tetap dikunci rapat sang Menteri.
Menariknya, Menpora mengaku sudah melaporkan persoalan bonus ini kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia bahkan mengutip percakapannya dengan sang Presiden, "Kemarin saya lapor Bapak Presiden mengenai bonus. 'Pak, SEA Games ini bagaimana bonusnya?'" ujar Menpora.
Menurutnya, Prabowo memberikan respons positif dan mendukung penuh penghargaan untuk para atlet yang berjuang di pentas Asia Tenggara tersebut.
Namun, dukungan presiden ternyata belum cukup untuk membuka keran informasi. Menpora menegaskan ia belum membeberkan nominal apa pun sampai ada kesepakatan resmi, hitam di atas putih, dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Saya belum boleh bocorin, sebelum ada black and white dari Kemenkeu," ucapnya.
Ia pun tidak menjelaskan secara rinci bentuk kesepakatan apa yang masih harus diselesaikan antara Kemenpora dan Kementerian Keuangan.
"Kan begitu, kita mesti tertib organisasi," tambahnya.
Di tengah misteri bonus, Kemenpora sudah menargetkan sesuatu yang jauh lebih besar, 85 medali emas untuk SEA Games 2025.
Demi mencapai target tersebut, Indonesia mengirim 996 atlet, jumlah yang cukup besar namun masih kalah dibanding beberapa negara besar lainnya.
Menpora mengungkapkan Thailand sebagai tuan rumah mengerahkan sekitar 1.800 atlet, Vietnam menurunkan 1.200 atlet, dan Malaysia datang dengan sekitar 1.100 atlet.
Dengan demikian, kontingen Merah Putih berada di posisi keempat dalam daftar jumlah atlet terbanyak di ajang multi olahraga paling prestisius di Asia Tenggara tersebut.
Misteri bonus pun semakin menyita perhatian publik. Dengan target emas yang tinggi dan jumlah atlet yang masif, berapa besar penghargaan yang akan diterima pahlawan olahraga Indonesia?
Menpora tampaknya masih belum siap membuka kartu, dan justru membuat seluruh mata tertuju padanya.