Cinta Terlarang Berujung Maut, Suami Tega Bunuh Istri karena Selingkuh dengan Ibu Mertua di India
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kabar super tragis dari distrik Kasganj, Uttar Pradesh, India, yang sukses bikin kita semua terkejut.
Bagaimana tidak? Sebuah pengkhianatan dalam rumah tangga yang ekstrem justru berujung pada pembunuhan. Kasus ini melibatkan cinta terlarang yang benar-benar kelewat batas!
Melansir India Today, seorang pria bernama Pramod diduga tega membunuh istrinya sendiri, Shivani (20), karena ia menjalin hubungan asmara dengan ibu mertuanya!
Bukti 'Jejak Digital' yang Bikin Geger
Kasus ini mulai mencuat ke permukaan setelah bukti-bukti online berupa foto-foto mesra antara Pramod dan ibu mertuanya tersebar luas di media sosial. Netizen pun langsung heboh dan berita ini menyebar ke mana-mana.
Shivani dan Pramod sendiri menikah pada tahun 2018. Namun, keluarga Shivani mengungkap bahwa pernikahan mereka memang sering diwarnai pertengkaran hebat karena dugaan perselingkuhan Pramod ini.
Tragisnya, keluarga Shivani juga menyebut Pramod sering melakukan kekerasan terhadap sang istri. Konflik rumah tangga mereka terus memanas dan tidak pernah mereda.
Pertengkaran Berujung Maut
Situasi tegang itu mencapai puncaknya hanya dua hari sebelum jasad Shivani ditemukan tak bernyawa di rumahnya, di wilayah Sidhpura. Pramod dan Shivani disebut sempat terlibat pertengkaran yang sangat hebat.
Dari hasil penyelidikan polisi setempat, perdebatan kali ini berakhir tragis. Shivani tewas di tangan suaminya sendiri, Pramod. Cinta terlarang yang sudah lama bersemi itu akhirnya merenggut nyawa Shivani.
Setelah kejadian mengerikan ini terungkap, Pramod bersama beberapa anggota keluarganya langsung melarikan diri untuk menghindari jeratan hukum.
Polisi saat ini sedang memburu Pramod dan keluarganya. Pihak berwenang telah menerima laporan resmi dari keluarga korban. Mereka menjerat Pramod dan keluarganya dengan pasal pembunuhan.
Kisah ini benar-benar contoh ekstrem, Gen, tentang bagaimana pengkhianatan bisa menghancurkan segalanya. Semoga pelakunya segera tertangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal!