Ederson Resmi Tinggalkan Manchester City, Gabung Fenerbahce Usai 8 Tahun Penuh Trofi

Genvoice.id | 03 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester City melepas salah satu ikon era Pep Guardiola, Ederson Moraes. Kiper asal Brasil itu resmi bergabung dengan Fenerbahce setelah delapan musim sarat prestasi di Etihad Stadium.

Sejak datang pada 2017 dari Benfica, Ederson menjadi pondasi penting dalam dominasi City di Inggris maupun Eropa. Selama memperkuat The Citizens, ia mengoleksi 18 trofi bergengsi, termasuk enam gelar Premier League, dua Piala FA, empat Piala Liga, tiga Community Shield, serta trofi Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub. Dengan pencapaian itu, Ederson kini tercatat sebagai kiper paling sukses sepanjang era Premier League.

Tak hanya soal jumlah trofi, kontribusinya juga tercermin lewat statistik. Ia tampil 372 kali di semua ajang, mencatat 122 clean sheet dari 276 laga Premier League-rekor terbanyak untuk seorang penjaga gawang City. Bahkan hanya Bernardo Silva yang memiliki jumlah penampilan lebih banyak sejak 2017.

Selain penyelamatan penting di momen krusial, Ederson dikenal karena gaya main modernnya. Distribusi bola dengan akurasi tinggi serta keberaniannya keluar dari gawang memberi warna baru bagi peran penjaga gawang di Liga Inggris. Perannya sangat vital dalam perjalanan City meraih Liga Champions pertama mereka pada 2023, terutama dengan beberapa aksi heroik di final kontra Inter Milan.

Prestasi individunya juga tak kalah mentereng. Ederson tiga kali meraih Golden Glove, penghargaan untuk kiper dengan jumlah clean sheet terbanyak di Premier League. Ia memenanginya secara beruntun pada 2019/20 dan 2020/21, lalu berbagi gelar dengan Alisson Becker pada 2021/22.

Dalam pesan perpisahannya, Ederson menyampaikan rasa terima kasih kepada Guardiola, staf kepelatihan, rekan setim, serta suporter City. Ia mengaku delapan tahun di Manchester menjadi masa paling indah dalam hidupnya. "Sekali Biru, tetap Biru," tulisnya dalam salam perpisahan.

Kini di usia 31 tahun, Ederson memulai babak baru bersama Fenerbahce. Klub raksasa Turki itu memang tengah agresif membangun skuad berisi bintang-bintang berpengalaman Eropa. Kehadiran Ederson diharapkan bisa memperkokoh lini pertahanan mereka sekaligus memberi aura juara bagi tim yang sedang berambisi kembali mendominasi Super Lig dan tampil kompetitif di kancah Eropa.

Kepergiannya menandai akhir dari sebuah era di Manchester City. Namun bagi para pendukung, Ederson tetap akan dikenang sebagai sosok yang bukan hanya menjaga gawang, melainkan juga menjaga identitas sepak bola menyerang ala Guardiola.