Chika Jessica Unggah Keresahan, Akui Keponakannya Alami Luka dan Trauma usai Dipukul Polisi saat Unjuk Rasa

Genvoice.id | 03 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris Chika Jessica menyuarakan keresahannya setelah keponakannya menjadi korban salah sasaran dalam aksi pembubaran demo di Bandung, Jawa Barat. Lewat unggahan Insta Story akun pribadinya, @chikajessica88, pada Rabu (3/9), ia menceritakan bagaimana sang keponakan dipukul aparat hingga mengalami luka dan trauma.

"Semalam di Bandung keponakan saya menjadi korban pemukulan polisi. Polisi mengejar para pendemo sambil memukul secara acak," tulis Chika, dilansir dariOkezone Celebrity, Rabu (3/9).

Ia menegaskan, keponakannya sama sekali tidak ikut serta dalam unjuk rasa. Saat insiden terjadi, ia hanya sedang membeli tahu bulat selepas pulang kerja di sekitar lokasi. Namun, tanpa alasan jelas, aparat menyeret dan memukul kepalanya.

"Posisi keponakan saya baru pulang kerja dan sedang jajan di gerobak tahu bulat. Tapi tiba-tiba diseret dan dipukul kepalanya oleh oknum polisi," ungkapnya.

Menurut Chika, teman keponakannya sempat mencoba menjelaskan bahwa mereka bukan pendemo. Namun justru ikut menerima pukulan pentungan. "Teman-temannya teriak, 'Kami karyawan baru pulang kerja, Pak!' Tapi malah kena hantaman juga," tulisnya lagi.

Aktris berusia 37 tahun itu mengaku prihatin dengan pola penanganan aparat di lapangan. Ia meminta polisi lebih hati-hati dalam membedakan pendemo, perusuh, maupun masyarakat yang kebetulan berada di sekitar lokasi. "Dalam kondisi tak kondusif, pasti ada oknum yang mengatasnamakan pendemo padahal perusuh. Tapi tolong, jangan salah sasaran. Nyawa tidak bisa diganti," tegasnya.

Akibat kejadian itu, keponakan Chika mengalami luka lebam di kepala, nyeri tubuh, dan syok yang membuatnya tak bisa bekerja. "Hari ini kami pihak keluarga tidak mengizinkan dia untuk bekerja. Badannya sakit karena diseret, kepalanya memar," jelas Chika.

Selain menyoroti kondisi korban, bintang film Merantau itu juga mengungkap kesedihannya melihat demo yang berujung ricuh dan memakan banyak korban, baik dari masyarakat maupun aparat. Ia menyayangkan kerusakan fasilitas umum dan rasa aman yang terganggu.

"Tuhan, segera pulihkan Indonesia. Harus sampai ada korban dulu baru kita sadar keresahan ini? Harus sampai ada yang babak belur atau kehilangan nyawa dulu?" tulis Chika penuh emosi.

Unggahan tersebut menuai perhatian warganet yang ikut mendoakan kesembuhan sang keponakan. Kasus ini juga menambah sorotan terhadap cara aparat menangani aksi massa yang kerap menimbulkan korban di luar pendemo.