Aryna Sabalenka Melaju ke Semifinal US Open 2025 Secara ‘Gratis’
JAKARTA, Genvoice.id - Gen, petenis wanita asal Belarusia, Aryna Sabalenka berhasil melenggang ke semifinal US Open 2025 meski tanpa mengeluarkan keringat bertanding di babak perempat final atau dapat dikatakan secara 'gratis'.
Marketa Vondrousova harus mundur karena cedera lutut yang dialaminya saat pemanasan hanya dua jam jelang pertandingan. Sabalenka pun otomatis melaju via walkover. Tentu saja kabar ini kurang ideal karena momen persaingan langsung jadi hilang, tapi tetap ia bersyukur dan menyampaikan harapan pemulihan untuk Vondrousova lewat unggahan di Instagram.
Sebelum itu, perjalanan Sabalenka di US Open sudah penuh drama berkualitas. Di babak ketiga, ia membalas kekalahan masa lalunya dari Leylah Fernandez dengan tampil solid dan mengunci kemenangan 6-3, 7-6(2). Perlagaannya penuh gairah, meski sempat menyelamatkan beberapa break point, ia berhasil menuntaskan set terakhir lewat tiebreak yang memperpanjang rekor impresif tiebreak-nya tahun ini.
Kini, Sabalenka bersiap menghadapi duel seru melawan Jessica Pegula di semifinal. Ini bukanlah pertemuan biasa, Pegula juga melaju dengan penuh percaya diri usai menundukkan Barbora Krejcikova 6-3, 6-3 tanpa kalah satu set pun sepanjang turnamen. Catatan hebat lainnya, ia menjadi wanita pertama sejak era Serena Williams yang berhasil tembus semifinal US Open dua tahun berturut-turut tanpa kalah satu set pun.
Pertemuan Sabalenka vs Pegula ini terasa istimewa karena merupakan balas dendam dari final US Open 2024. Saat itu, Sabalenka keluar sebagai juara lewat dua set langsung. Duel kali ini bisa dibilang semacam reuni kelas berat, bukan sekedar bertemu lagi, tapi untuk membuktikan siapa yang lebih tangguh di panggung besar.
Sabalenka kini punya modal mental yang kuat. Ia menempati peringkat satu dunia, visinya untuk mempertahankan gelar US Open berjalan mulus setelah melihat bagaimana ia menata kembali mental bertanding pasca beberapa badai musim ini, mulai dari tidak tampilnya ia pada ajang Cincinnati hingga tekanan atas performa di grand slam preceding.
Sementara itu, Pegula juga punya catatan apik musim ini. Meski hanya kalah dari Sabalenka di Miami Open Final, ia tetap menunjukkan konsistensi dengan gelar clay-court pertamanya dan performa menonjol di divisi keras.
Singkatnya, yang tersaji di semifinal nanti adalah dua sosok top dengan narasi berbeda. Sabalenka, juara bertahan yang ingin menjaga momentum juara, dan Pegula, pejuang yang kini lebih matang dan gigih. Siapapun yang lolos ke final, pertandingan ini bakal jadi tontonan tenis kelas premium!