Piala AFF vs FIFA ASEAN Cup 2026, Peluang Timnas Indonesia Juara di Mana Lebih Besar?

Genvoice.id | 03 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sepak bola Asia Tenggara akan diramaikan oleh dua turnamen besar pada 2026, yakni Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup. Kehadiran dua kompetisi ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi Timnas Indonesia untuk berburu gelar juara.

Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Namun, turnamen ini tidak masuk kalender resmi FIFA, sehingga klub tidak wajib melepas pemainnya. Kondisi tersebut membuat banyak tim, termasuk Indonesia, kemungkinan tampil tanpa kekuatan terbaik, terutama pemain yang merumput di Eropa.

Dalam ajang ini, Timnas Indonesia diprediksi akan mengandalkan pemain dari kompetisi domestik serta yang berkarier di kawasan Asia Tenggara. Skuad Garuda sendiri tergabung di Grup A bersama Timnas Vietnam, Timnas Singapura, Timnas Kamboja, serta satu tim dari jalur play-off.

Secara historis, Indonesia belum pernah menjuarai Piala AFF. Prestasi terbaik hanya mencapai final sebanyak enam kali. Sementara itu, Timnas Thailand masih menjadi tim tersukses dengan tujuh gelar, diikuti Singapura, Vietnam, dan Malaysia.

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar pada periode FIFA Matchday, sekitar September hingga Oktober. Dengan status tersebut, setiap negara berpeluang menurunkan pemain terbaiknya, termasuk yang bermain di liga top Eropa.

Keuntungan ini menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia. Pemain-pemain diaspora yang berkarier di luar negeri berpotensi memperkuat skuad secara maksimal, sehingga peluang bersaing di level tertinggi menjadi lebih terbuka.

Turnamen ini juga menjadi bagian dari kerja sama antara FIFA dan ASEAN yang diluncurkan oleh Gianni Infantino pada 2025. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi panggung baru bagi pemain Asia Tenggara untuk menunjukkan kualitas di level internasional.

Jika dibandingkan, peluang Indonesia untuk meraih gelar tampak lebih besar di FIFA ASEAN Cup ketimbang Piala AFF. Faktor ketersediaan pemain terbaik menjadi kunci utama yang bisa mengangkat performa tim.

Meski begitu, kedua turnamen tetap penting sebagai ajang pembuktian. Piala AFF bisa menjadi kesempatan bagi pemain muda dan lokal untuk berkembang, sementara FIFA ASEAN Cup menjadi ujian sesungguhnya bagi kekuatan penuh Timnas Indonesia.

Kini, pertanyaannya bukan hanya soal bisa juara atau tidak, tetapi bagaimana Indonesia memaksimalkan dua peluang berbeda dalam satu tahun untuk akhirnya mengakhiri penantian gelar di Asia Tenggara.