Penulis Skenario Film Nominasi Oscar 'It Was Just an Accident' Ditangkap di Iran
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar penangkapan datang dari dunia perfilman internasional. Mehdi Mahmoudian, penulis skenario film "It Was Just an Accident" yang masuk nominasi Academy Awards 2026, dilaporkan ditangkap aparat keamanan Iran di Teheran bersama dua aktivis lainnya.
Hingga kini, otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan tersebut maupun tuduhan yang dikenakan kepada mereka yang ditahan. Informasi mengenai penahanan Mahmoudian dikonfirmasi oleh distributor film tersebut di Amerika Serikat, Neon, sebagaimana dilaporkan media hiburan internasional.
"It Was Just an Accident" merupakan film karya sutradara Iran, Jafar Panahi, dengan skenario yang ditulis bersama Nader Saeiver dan Shadhmer Rastin. Film tersebut mencetak prestasi dengan memenangkan Palme d'Or di Festival Film Cannes 2025 dan kini meraih dua nominasi Oscar 2026, masing-masing untuk kategori "Best Original Screenplay" dan "Best International Feature".
Penangkapan Mahmoudian diduga berkaitan dengan sikap kritisnya terhadap pemerintah. Ia termasuk dalam 17 tokoh yang menandatangani surat terbuka berisi protes atas penanganan aksi demonstrasi oleh otoritas Iran. Sejumlah nama besar turut menandatangani surat tersebut, termasuk peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi dan Nasrin Sotoudeh, pemenang Hadiah Sakharov untuk Kebebasan Berpikir.
Jafar Panahi mengungkapkan bahwa ia pertama kali mengajak Mahmoudian terlibat dalam penulisan skenario "It Was Just an Accident" ketika keduanya sama-sama dipenjara atas tuduhan propaganda melawan pemerintah. Panahi menyebut pengalaman Mahmoudian menghadapi sistem peradilan dan kehidupan di balik jeruji besi memberi kedalaman tersendiri pada dialog film tersebut.
"Kami menghabiskan tujuh bulan di penjara bersama. Beberapa bulan setelah pembebasannya, ketika saya mengerjakan skenario film ini, saya memintanya membantu memperbaiki dialog," ujar Panahi.
Menurut Panahi, kontribusi Mahmoudian sangat krusial, terutama dalam menggambarkan interaksi dengan aparat keamanan secara realistis. Ia bahkan menceritakan bagaimana Mahmoudian ikut turun langsung ke lokasi syuting untuk membantu memperbaiki adegan penting yang sebelumnya dianggap kurang berhasil.
Panahi mengaku kehilangan kontak dengan Mahmoudian sekitar dua hari sebelum kabar penangkapan mencuat. Pesan terakhir yang dikirimkannya pada dini hari tidak mendapat balasan. Beberapa jam kemudian, media internasional melaporkan bahwa Mahmoudian telah ditahan bersama Abdollah Momeni dan Vida Rabbani.
Penangkapan ini kembali menyorot tekanan yang dihadapi para seniman dan aktivis di Iran. Di tengah sorotan global terhadap "It Was Just an Accident" di ajang Oscar, kasus Mehdi Mahmoudian memunculkan ironi tajam antara pengakuan internasional dan situasi kebebasan berekspresi di dalam negeri.