Ibarat Pandji di Mens Rea, Donald Trump Tuntut "Bercandaan" Trevor Noah di Grammy Awards 2026!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tiap tahunnya, ajang Grammy Awards selalu menghasilkan momen yang tak diduga-duga, entah itu nominasi yang kontroversial, artis yang membuat heboh panggung, hingga celotehan dari pembawa acara.
Acara tahunan yang berhasil diselenggarakan pada Minggu, (1/2) itu memang menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas, terlebih deretan nama artis populer cukup membuat fansnya lebih militan.
Selain menunggu artis favoritnya membawa piala, tak sedikit juga masyarakat yang menunggu celotehan dari pembawa acara, yang seringkali sangat menyentil dan menggunakan lelucon pinggir jurang. Pada Grammy Awards 2026, Trevor Noah mendapatkan kesempatan untuk mengguncang panggung. Lantas, aktor sekaligus pelawak itu tidak menyia-nyiakan atas kesempatan dirinya yang dipilih menjadi salah satu pembawa acara dalam ajang tahunan tersebut.
Seusai penyanyi Billie Eillish menerima piagam penghargaan, Trevor Noah mengambil alih panggung dan mengeluarkan beberapa lawakan yang membuat penonton pecah.
"Ya, kamu tahu Grammy diinginkan banyak musisi kan. Hampir seperti keinginan Trump untuk mendapatkan Greenland dan itu masuk akal. Maksud saya, Pulau Epstein sudah gak ada, dia butuh pulau baru untuk nongkrong bareng Bill Clinton," kata Trevor Noah.
Lawakan tersebut keluar dari mulut Trevor tatkala nama Jeffrey Epstein sedang menjadi topik hangat. Hal tersebut disebabkan karena di dalam kasus Epstein, nama Presiden Amerika Serikat disebut beberapa kali.
Selain itu, Trevor kembali menyinggung nama Donald Trump dan Nicki Minaj.
"Nicki Minaj gak datang nih. Dia masih ada di Gedung Putih bareng Donald Trump, membahas isu-isu penting," sindir Noah.
Sindiran tersebut membuat para penonton bertepuk tangan dan tak sedikit yang menghormati keberanian Trevor.
Di sisi lain, celotehan yang keluar dari mulut Trevor juga turut ditanggapi oleh Donald Trump. Melalui unggakan pada social media miliknya, Trump menyebut bahwa Trevoer merupakan seorang pembawa acara yang sangat menyedihkan. Tak hanya sampai di situ, Donald Trump juga mengisyaratkan akan menuntut ocehan Trevor dan membawanya ke pengadilan setempat.
"Noah, seorang pecundang total, sebaiknya segera meluruskan fakta. Sepertinya saya akan mengirim pengacara untuk menuntut pembawa acara yang menyedihkan, tidak berbakat, dan bodoh ini, dan menuntutnya dengan jumlah besar," kata Trump.
Trump juga menepis isu yang dibicarakan oleh Trevor, yang menyebut dirinya terlibat dalam kasus Epstein.
"Saya tidak bisa berbicara atas nama Bill, tetapi saya tidak pernah ke Pulau Epstein, bahkan tidak pernah mendekatinya. Sebelum pernyataan palsu dan mencemarkan nama baik malam ini, saya juga tidak pernah dituduh berada di sana, bahkan oleh media berita palsu," kata Trump.
Hingga berita ini dirilis, Trevor Noah belum membalas kembali cuitan dari Presiden Amerika Serikat tersebut.