Bocoran "Charger" Megawatt Baru BYD, Daya Tembus 1.500 kW dan Klaim Isi 400 Km dalam 5 Menit

Genvoice.id | 03 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - BYD dikabarkan tengah menyiapkan terobosan baru di sektor pengisian kendaraan listrik. Pabrikan asal China itu disebut sedang mengembangkan stasiun pengisi daya cepat megawatt generasi kedua dengan kemampuan daya hingga 1.500 kW dan arus 1.500 ampere.

Mengutip laporan CarNews China, Senin (2/2), spesifikasi tersebut meningkat signifikan dibandingkan generasi pertama yang diperkenalkan pada 2025. Selain daya yang lebih besar, perangkat ini juga mendukung tegangan arus searah (DC) maksimum 1.000 volt, serta kapasitas input listrik hingga 2.100 kW untuk mendukung pengelolaan beban jaringan.

Dengan kemampuan tersebut, stasiun pengisian terbaru BYD diklaim mampu memangkas waktu pengisian secara drastis, terutama untuk kendaraan listrik berarsitektur tegangan tinggi dan baterai berkapasitas besar yang mendukung pengisian ultra-cepat.

Seorang blogger teknologi otomotif di China mengungkap bahwa sebagian detail stasiun generasi kedua ini sudah muncul secara daring. Dalam laporan tidak resmi itu, daya puncak disebut berada di kisaran 1.360 kW dengan dukungan pengisian 10C+. Dalam kondisi ideal, jarak tempuh kendaraan diklaim bisa bertambah sekitar 400 kilometer hanya dalam waktu lima menit.

Stasiun tersebut dilaporkan kompatibel dengan sejumlah model unggulan BYD, termasuk Han, Tang, serta lini flagship lainnya. Dari sisi desain, unit pengisian digambarkan berbentuk huruf T dengan dua kepala pengisian. Jejak lantainya sekitar 1,5 meter persegi, menggunakan kabel berpendingin cairan dengan bobot sekitar dua kilogram, serta sistem distribusi daya cerdas.

Kapasitas penyimpanan energi internal juga disebut meningkat dua kali lipat dibandingkan generasi pertama. Dengan peningkatan ini, satu stasiun diklaim mampu melayani lebih dari 20 kendaraan listrik secara berurutan tanpa penurunan performa signifikan.

Sebagai catatan, BYD pertama kali memperkenalkan sistem pengisian megawatt pada Maret 2025. Sistem generasi awal tersebut mendukung arus hingga 1.000 ampere, daya puncak 1.000 kW, serta pengisian baterai hingga 10C. Dalam pengujian, teknologi itu sudah mampu menambah jarak tempuh sekitar 400 kilometer dalam lima menit.

Laporan terbaru juga menyebut bahwa stasiun generasi kedua mendukung platform tegangan lebar 500-1.000 volt. Bahkan, sebagian stasiun generasi pertama dikabarkan masih dapat ditingkatkan hingga pengisian ultra-cepat 500 kW melalui modifikasi perangkat keras dan sistem cerdas.

Hingga akhir 2025, BYD tercatat telah memasang lebih dari 500 stasiun pengisian kelas megawatt di lebih dari 200 kota di China, dengan rencana ekspansi lanjutan pada 2026. Di pasar domestik, persaingan pengisian ultra-cepat semakin ketat, dengan Tesla mengandalkan Supercharger V4 berdaya 500 kW, Li Auto sekitar 520 kW, Nio di kisaran 640 kW, dan Xpeng hingga 800 kW.