Zinedine Zidane Ogah Ke Chelsea, Ini Alasan Kuat Legenda Prancis Tolak Gantikan Enzo Maresca!

Genvoice.id | 03 Jan 2026

JAKATRA, GENVOICE.ID - Drama perburuan pelatih baru di Stamford Bridge makin memanas setelah Chelsea resmi mendepak Enzo Maresca tepat di hari pertama tahun 2026, Gen. Keputusan manajemen buat memutus kontrak pelatih asal Italia itu emang sudah diduga banyak orang setelah serangkaian hasil buruk dan ketegangan internal yang nggak kunjung reda. Sekarang, perhatian dunia sepak bola tertuju pada siapa sosok yang bakal berani ambil alih kursi panas di London Barat tersebut.

Nama-nama besar mulai bermunculan di bursa taruhan, tapi ada satu nama yang paling sering diteriakkan suporter namun hampir pasti nggak bakal merapat, yaitu Zinedine Zidane. Lead atau alasan kenapa sang maestro Prancis ini nggak bakal melatih Chelsea sebenarnya sudah terungkap sejak lama dari mulutnya sendiri. Meskipun punya CV mentereng dengan koleksi trofi Liga Champions, Zidane punya prinsip yang bikin dia ogah sembarangan pilih klub, apalagi kalau harus pindah ke Inggris yang lingkungannya bener-bener beda dari Spanyol atau Prancis.

Bagi kalian yang berharap ada keajaiban Zidane mendarat di London, sepertinya harus siap-siap kecewa karena peluang itu nyaris tertutup rapat. Chelsea sendiri sekarang lagi pusing tujuh keliling buat cari nakhoda yang nggak cuma jago taktik, tapi juga bisa sinkron sama struktur manajemen yang terkenal "unik".

Setelah drama pemecatan Maresca, spekulasi terus berkembang liar, tapi manajemen klub kabarnya punya kriteria khusus yang bikin banyak pelatih top justru tersisih dari daftar incaran. Stabilitas jangka panjang jadi harga mati yang diinginkan pemilik klub, dan mereka nggak mau lagi salah langkah dalam memilih pemimpin buat skuad mahal mereka, Gen.

Kenapa Zinedine Zidane Coret Chelsea dari Daftar?

Zidane memang sudah lama nganggur sejak cabut dari Real Madrid tahun 2021 lalu, tapi dia nggak asal terima tawaran. Kendala utama yang bikin dia ogah melatih di Premier League, termasuk Chelsea, adalah soal komunikasi. Zidane merasa kalau dia nggak fasih bahasa Inggris, dia nggak bakal bisa kasih instruksi yang maksimal ke pemain. Dia punya cara kerja yang beda dari pelatih lain yang nekat melatih meski nggak paham bahasa lokal.

Dalam wawancaranya dengan L'Equipe pada 2024 lalu, Zidane pernah bilang:

"Apakah saya ingin pergi ke Manchester? Saya mengerti bahasa Inggris, tetapi saya belum sepenuhnya fasih. Saya tahu ada pelatih yang datang ke klub tanpa menguasai bahasanya, tetapi saya bekerja dengan cara yang berbeda."

Pernyataan ini seolah jadi jawaban telak kalau Zidane nggak bakal mau nanganin klub Inggris dalam waktu dekat, termasuk buat gantiin posisi yang ditinggalin Maresca. Jadi, nama Zidane bisa dipastikan cuma bakal jadi rumor penghias berita saja tanpa ada realisasi nyata, Gen.

Kandidat Lain yang Tersingkir dan Pelatih Sementara

Nggak cuma Zidane yang mental dari bursa pelatih, beberapa nama beken lain yang sempat dikait-kaitkan juga kabarnya sudah dicoret sama manajemen Chelsea. Nama-nama legendaris kayak John Terry atau Cesc Fabregas, sampai Roberto De Zerbi, disebut-sebut nggak masuk dalam rencana jangka panjang klub. Chelsea mau sosok yang bener-bener baru dan bisa diajak kerja sama bareng jajaran direksi tanpa banyak drama.

Sambil nunggu pelatih permanen datang, Chelsea sementara ini bakal dipimpin sama Calum McFarlane. Dia punya tugas berat buat nemenin tim pas harus duel lawan Manchester City pada 5 Januari 2026 besok. McFarlane cuma sekadar penjaga stabilitas sementara saja dan bukan kandidat pelatih tetap. Sampai saat ini, nama Liam Rosenior masih jadi yang paling kencang disebut sebagai calon terkuat, meskipun suporter masih harap-harap cemas nunggu pengumuman resmi dari klub. Kita lihat saja siapa yang akhirnya berani ambil tantangan ini, Gen!

Menurut Gen, apakah Chelsea bakal makin hancur kalau cuma nanganin pelatih yang "nurut" sama manajemen, atau mereka emang butuh pelatih kelas dunia yang berani vokal kayak Zidane?