Onad Jalani Rehabilitasi, Sang Istri Beby Prisillia Ungkap Pesan Menyentuh: "Jangan Dendam Sama Lingkungan Buruk"
JAKARTA, GENOICE.ID - Gen, kabar kurang menyenangkan menimpa musisi sekaligus entertainer kondang Onadio Leonardo alias Onad. Pria yang dikenal dengan gaya santai dan ceplas-ceplosnya ini kini sedang menjalani masa rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba. Onad direhabilitasi di Panti Rehab Ultra kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, pada 29 Oktober 2025, Onad dan sang istri, Beby Prisillia, ditangkap atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba. Setelah melalui proses tes, hasilnya mengejutkan: Onad dinyatakan positif menggunakan ganja dan ekstasi. Sementara itu, Beby, yang baru melahirkan anak kedua mereka pada awal September lalu, dinyatakan negatif dari zat terlarang.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menjelaskan bahwa pria 35 tahun itu tidak akan ditahan atau diproses pidana karena ia hanya dianggap sebagai 'korban' penyalahgunaan narkotika, bukan pengedar atau bandar. Berdasarkan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, seorang pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika memang wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial.
Pihak kepolisian memutuskan bahwa Onad harus menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan. Masa rehabilitasi ini dimulai sejak 4 November 2025 dan dijadwalkan akan berakhir pada awal Februari 2026.
Pesan Menyentuh dari Istri: Fokus Kesehatan Diri Sendiri
Selama tiga bulan tersebut, Onad tidak diperkenankan untuk pulang. Namun, pihak keluarga diizinkan untuk menjenguk. Sang istri, Beby Prisillia, baru-baru ini membagikan momen pertemuannya dengan Onad di panti rehabilitasi melalui Instagram pribadinya pada Senin (19/12).
Beby mengunggah foto dirinya berpelukan erat bersama sang suami. Ia juga mengabarkan bahwa kondisi Onad saat ini dalam keadaan sehat. Beby juga memberikan dukungan moral yang sangat menyentuh hati.
"Seneng lihat kamu di sini sehat-sehat. Gak apa-apa, jangan dendam sama lingkungan buruk kamu sebelumnya. Anggap aja pelajaran dan emang kamu harus istirahat sejenak," tulis ibu dua anak itu di unggahannya.
Ia juga menambahkan pesan agar Onad fokus pada dirinya sendiri dan proses pemulihan.
"Tenang aja. Pikirin diri kamu sendiri. Pikirin kesehatan kamu. Di luar sini, semua orang support kamu habis-habisan kok," sambungnya.
Kasus Kedua Setelah Sempat Berhenti
Ini bukan kali pertama Onad terjerat dalam penggunaan obat-obatan terlarang. Mantan vokalis band Killing Me Inside itu pernah secara terbuka mengaku menjadi pecandu narkoba saat usianya menginjak 21 tahun.
"Killing Me Inside di umur 21 tahun. Harusnya kalau gue bisa menjaga itu, band itu bisa lebih besar. Tapi masalahnya gue mencandu obat terlarang," ujarnya, dilansir dari kanal YouTube Atta Halilintar pada 2020.
Onad sempat mengklaim dirinya berhenti menggunakan narkoba pada tahun 2019 lalu, tepatnya saat ia menikah dan menjadi seorang ayah. Kala itu, ia mengaku keputusan berhenti diambil karena adanya tanggung jawab untuk mengurus istri dan anak.
"Gue berhenti bukan karena gue nggak suka, tapi karena tanggung jawab. Ada anak dan istri. Gue nggak mau aja ketangkep," akunya saat itu. Sayangnya, ia gagal menjaga ucapannya dan kembali terjerumus, hingga harus menjalani rehabilitasi saat ini.
Semua supporter dan penggemar berharap, proses rehabilitasi selama tiga bulan ini bisa menjadi titik balik bagi Onadio Leonardo untuk sepenuhnya menjauhi penyalahgunaan narkoba di masa depan.
Gen, menurut kalian, dukungan keluarga seberapa besar pengaruhnya bagi seseorang untuk benar-benar pulih dari jeratan narkoba?