Instagram FAS Diserbu Warganet Indonesia Usai Singapura Dibantai Malaysia 0-6

Genvoice.id | 02 Oct 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Akun Instagram Football Association of Singapore (FAS) ramai didatangi warganet Indonesia setelah Timnas Singapura kalah telak 0-6 dari Malaysia dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026). Hasil tersebut menjadi perhatian karena kemenangan Malaysia sempat membuat persaingan dengan Indonesia di Grup A semakin ketat.

Pertandingan Singapura melawan Malaysia berlangsung bersamaan dengan duel Indonesia menghadapi Bangladesh di Jakarta. Malaysia yang membutuhkan kemenangan dengan selisih gol besar berhasil mencetak enam gol tanpa balas, sementara Indonesia pada saat yang sama harus mengejar produktivitas gol untuk mengamankan posisi puncak grup.

Instagram FAS Ramai Dikomentari Warganet Indonesia

Setelah pertandingan berakhir, sejumlah warganet Indonesia langsung mendatangi akun Instagram FAS. Mereka mempertanyakan bagaimana Singapura yang dikenal sebagai salah satu peserta Piala Asia 2027 bisa kalah dengan skor besar dari Malaysia.

Beberapa komentar bahkan mengaitkan hasil pertandingan tersebut dengan kemungkinan adanya pengaturan pertandingan atau match fixing. Namun, tudingan tersebut masih sebatas dugaan dan pertanyaan dari pengguna media sosial, bukan bukti bahwa pertandingan Singapura melawan Malaysia terbukti mengalami pengaturan skor.

Salah satu warganet membandingkan posisi Singapura yang telah memastikan tiket ke Piala Asia 2027 dengan Malaysia yang tidak lolos ke turnamen tersebut.

"Kalian peserta Piala Asia 2027 dan kalah dengan Malaysia yang tidak lolos dengan skor 6-0 tanpa mencetak 1 gol pun. Bangladesh lebih baik dari kalian," tulis seorang warganet.

Komentar lain mempertanyakan hasil pertandingan yang berakhir dengan selisih enam gol. Warganet tersebut bahkan menyebut skor 6-0 sebagai sesuatu yang sulit diterima dalam persaingan sepak bola Asia Tenggara.

"Skor 6-0 jelas gak masuk akal, ini tragedi sepak bola ala gajah di ASEAN," tulis akun lainnya.

Ada pula pengguna Instagram yang meminta perhatian FIFA terhadap pertandingan tersebut. Pertanyaan tersebut muncul karena hasil 6-0 membuat Malaysia mendapatkan tambahan besar dalam selisih gol dan membuka peluang untuk menyalip Indonesia di klasemen.

"Apakah FIFA perlu investigasi pertandingan ini?" tulis salah satu akun.

Malaysia Menang 6-0, Indonesia Sempat Tertinggal

Kemenangan Malaysia atas Singapura memang memberikan tekanan besar kepada Indonesia dalam perebutan posisi pertama Grup A. Kedua tim sebelumnya sama-sama mengoleksi empat poin sehingga produktivitas gol menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akan melaju ke final.

Malaysia kemudian tampil agresif dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 6-0. Hasil tersebut membuat Malaysia mengumpulkan tujuh poin dengan selisih gol +9 dan sempat berada di atas Indonesia dalam klasemen sementara.

Pada pertandingan lain, Indonesia menghadapi Bangladesh dengan kondisi yang berbeda. Skuad Garuda sempat unggul 6-1 pada babak pertama, tetapi keunggulan tersebut belum cukup untuk membuat posisi Indonesia aman setelah Malaysia menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan besar.

Situasi tersebut membuat Indonesia membutuhkan tambahan gol pada penghujung pertandingan. Drama kemudian terjadi ketika pertandingan memasuki masa injury time dan dua gol tambahan berhasil mengubah persaingan klasemen Grup A.

Dua Gol Injury Time Bawa Indonesia ke Puncak

Kevin Diks mencetak gol untuk Indonesia pada menit ke-90+6 sehingga skor pertandingan berubah menjadi 8-2. Satu menit kemudian, Mitchell Baker kembali mencetak gol dan membawa Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh.

Dua gol tersebut membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri fase grup dengan tujuh poin dan selisih gol +9. Namun, Indonesia memiliki produktivitas gol lebih tinggi karena mencetak total 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mengoleksi sembilan gol.

Dengan keunggulan jumlah gol tersebut, Indonesia menempati posisi pertama Grup A dan memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia harus berada di posisi kedua dan melanjutkan perjalanan melalui pertandingan perebutan tempat ketiga.

Kekalahan Singapura Jadi Perbincangan

Kekalahan 0-6 dari Malaysia kemudian menjadi bahan perbincangan karena hasil tersebut memiliki dampak langsung terhadap persaingan Indonesia dan Malaysia. Sejumlah warganet Indonesia menilai skor tersebut membuat perjuangan Indonesia untuk merebut posisi pertama menjadi semakin sulit.

Di media sosial, beberapa pengguna bahkan membandingkan performa Singapura dengan Bangladesh yang menjadi lawan Indonesia. Ada pula yang mempertanyakan bagaimana tim Singapura bisa kebobolan enam gol tanpa mampu mencetak satu gol pun.

"Pemain bagus, pertahanan bagus, bisa-bisanya dibobol 6 gol," tulis seorang warganet.

Pengguna lain kembali mengungkit status Singapura yang telah lolos ke Piala Asia 2027. Mereka mempertanyakan kekalahan telak tersebut karena Malaysia justru gagal lolos ke turnamen kontinental tersebut.

"Se kelas Tim Asian Cup Saudi dibantai Malaysia yang gak lolos. Penuh tanda tanya," tulis warganet lainnya.

Meski komentar mengenai dugaan pengaturan pertandingan terus bermunculan, belum ada keterangan resmi yang membuktikan adanya match fixing dalam laga Singapura versus Malaysia. Hasil pertandingan tetap tercatat sebagai kemenangan 6-0 Malaysia, sementara Indonesia berhasil merebut posisi puncak Grup A berkat dua gol pada masa tambahan waktu.