Billy Syahputra Soroti Video Anaknya yang Disebar Tanpa Sensor, Tantang Pengelola Pantai Dreamland Buka CCTV

Genvoice.id | 02 Oct 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Presenter Billy Syahputra mempersoalkan tindakan pihak pengelola toilet di Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Bali, yang menyebarkan video rekaman insiden dengan memperlihatkan wajah anaknya tanpa sensor.

Billy menilai penyebaran rekaman tersebut telah menyangkut privasi anak. Ia kemudian menantang pihak pengelola untuk membuka rekaman kamera pengawas (CCTV) secara utuh agar kejadian yang memicu perselisihan dapat dilihat secara menyeluruh.

"Nanti saya akan membahas management g****k ini, apalagi keluarin video anak saya tanpa di-blur dan keluarin video CCTV-nya jangan setengah-setengah dong," ujar Billy melalui unggahan di Instagram Story pribadinya.

Persoalan tersebut bermula dari cekcok antara Billy dan petugas toilet di kawasan Warung Dreamland, Denpasar, Bali. Perselisihan disebut berkaitan dengan biaya penggunaan fasilitas toilet dan bilas setelah Billy bersama rombongannya selesai berenang.

Setelah kejadian tersebut ramai di media sosial, pihak pengelola memberikan penjelasan mengenai aturan pembayaran fasilitas bilas atau mandi. Manajemen menyebut pembayaran di muka merupakan prosedur yang diterapkan untuk mencegah pengunjung menggunakan fasilitas tanpa memenuhi kewajiban pembayaran.

Pihak pengelola juga menyampaikan versi mereka mengenai kejadian tersebut. Manajemen menyebut rombongan Billy membayar di bawah tarif yang telah ditentukan dan mengatakan presenter tersebut sempat ditegur karena memandikan anaknya di wastafel yang berada di luar bilik bilas.

Terkait dugaan adanya tindakan mendorong Billy, pihak pengelola membantah terjadi kekerasan fisik. Mereka menyatakan memiliki rekaman CCTV yang menurut versi manajemen menunjukkan Billy terlebih dahulu bersikap arogan dan mengeluarkan kata-kata kasar ketika ditegur petugas.

Billy memberikan penjelasan berbeda. Ia mengatakan persoalan tersebut bukan mengenai besaran tarif toilet, melainkan sikap petugas yang dinilainya tidak pantas. Billy juga menyoroti dugaan tindakan mendorong dirinya ketika sedang menggendong anak yang disebut masih kedinginan setelah berenang di laut.

Perselisihan tersebut kini berkembang menjadi persoalan mengenai rekaman kejadian. Billy meminta rekaman CCTV ditampilkan secara utuh, bukan hanya bagian tertentu, sekaligus mempersoalkan penyebaran video yang menampilkan wajah anaknya tanpa sensor.

Sementara itu, masing-masing pihak telah menyampaikan versi berbeda mengenai kronologi insiden di Pantai Dreamland. Pernyataan Billy mengenai rekaman CCTV menjadi bagian dari responsnya terhadap klarifikasi pihak pengelola.