Menguak Arti Lirik Lagu 'Fallen Angel' Jennie BLACKPINK yang Ramai Diperdebatkan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lagu terbaru dari Jennie BLACKPINK, "Fallen Angel", langsung menyedot perhatian publik sejak dirilis pada 28 Agustus 2026. Tak hanya menyajikan aransemen musik yang melankolis dan emosional, karya ini juga memicu perdebatan sengit mengenai visual video musiknya yang memadukan keindahan seni bercita rasa Gothic dengan nuansa gelap yang surealis.
Visual Video Musik: Perdebatan Antara Seni dan Satanis
Video musik "Fallen Angel" memperlihatkan atmosfer yang sarat akan simbolisme dan dualitas emosi. Media musik internasional Billboard menyebut visual lagu ini kemungkinan besar terinspirasi dari gaya sinematik sutradara ternama, Tim Burton.
Penonton disuguhkan kontras yang tajam antara terang dan gelap, api unggun dan bunga, hingga kupu-kupu dan mimpi buruk, dengan Jennie sendiri yang menjadi benang merah utama dari narasi tersebut. Salah satu momen bermakna dalam video ini tercermin lewat dialog seorang model kecil di sisi Jennie:
"Duri mungkin adalah hal yang paling tajam dan ganas di bumi ini. Namun, mereka mekar menjadi mawar terindah di dunia."
Meski beberapa pihak memperdebatkan simbol-simbol dalam video musik ini dan mengaitkannya dengan nuansa satanic atau konspirasi, mayoritas pengamat menilai konsep tersebut merupakan bentuk penjelajahan estetika seni yang matang.
Penggunaan latar belakang lanskap berkabut, rumah-rumah bengkok bermata, serta gedung pencakar langit menciptakan atmosfer surealis yang memperkuat kesan puitis dari rasa sakit.
Makna Lirik: Kerentanan, Kesepian, dan Pencarian "Rumah"
Dikutip dari KBIZoom, di balik keindahan visualnya yang dramatis, "Fallen Angel" pada intinya adalah sebuah lagu yang sangat intim mengenai kerentanan dan kesepian.
1. Metafora Malaikat Jatuh (Fallen Angel)
Gelar "malaikat jatuh" digunakan sebagai metafora bagi seseorang yang sedang merasa tersesat, terpuruk, atau terluka hingga tak mampu lagi menemukan jalannya sendiri. Dalam liriknya, narator menyiratkan bahwa bahkan "sayap" yang ia miliki tidak lagi berarti tanpa kehadiran orang yang dicintainya.
2. Rumah Bukan Sekadar Tempat Fisik
Tema sentral lagu ini menekankan pencarian rasa memiliki dan keamanan emosional. Lagu ini menggambarkan bahwa "rumah" bukanlah bangunan fisik, melainkan ruang aman tempat dua insan bisa saling menerima. Di mana pun mereka mendarat atau berada bersama, di situlah rumah itu tercipta.
3. Kerinduan yang Lembut
Penggunaan citra halus seperti sayap, angin, dan langit membuat "Fallen Angel" tidak terdengar seperti lagu patah hati yang merusak. Lagu ini lebih terasa sebagai pengakuan jujur dan rentan tentang betapa manusia membutuhkan sosok lain untuk membuat dunia yang asing terasa hangat dan penuh penerimaan.
Sepenggal Lirik dan Penutup
Berikut adalah kutipan bagian chorus dari lagu "Fallen Angel" yang menggambarkan inti pesan tersebut:
"Hey, can't you stay?
Don't leave a fallen angel out here on her own.
Find a place.
Wherever we land is where we turn into a home."
Secara keseluruhan, "Fallen Angel" berhasil menampilkan pendewasaan Jennie sebagai musisi. Melalui kolaborasi antara lirik yang menyentuh dan eksperimen visual yang berani, lagu ini membuktikan bahwa rasa sakit dan kerentanan dapat diolah menjadi sebuah karya seni yang indah.