Putri KW Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025, Targetkan Medali Olimpiade 2028

Genvoice.id | 02 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pebulutangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), baru saja mencatatkan prestasi membanggakan di ajang Kejuaraan Dunia BWF 2025. Meski langkahnya terhenti di semifinal, Putri berhasil membawa pulang medali perunggu-satu-satunya medali yang diraih Indonesia dari kejuaraan bergengsi tersebut.

Dalam perebutan tiket final, Putri harus menghadapi ujian berat melawan mantan juara dunia, Akane Yamaguchi. Pertarungan sengit berlangsung hingga rubber game, dengan skor 17-21, 21-14, 6-21 untuk kemenangan Yamaguchi. Kekalahan itu tentu mengecewakan, tetapi capaian semifinal sudah menjadi lompatan besar bagi karier Putri.

Perjalanan Putri menuju empat besar juga tidak mudah. Ia harus menyingkirkan lawan tangguh dari Hong Kong, Brasil, hingga menumbangkan bintang India, P.V. Sindhu, di perempat final. "Sangat luar biasa bisa mendapatkan medali perunggu di sini. Lawan-lawan saya cukup menyulitkan, terutama Sindhu. Kalau diingat kembali, rasanya sedih juga gagal ke final, tapi saya bersyukur bisa sampai titik ini berkat dukungan orang tua dan semua yang selalu ada di belakang saya," ujar Putri dalam rilis PBSI, dilansir dari Detik, Selasa (2/9).

Capaian ini sekaligus menempatkan Putri di posisi baru sebagai tunggal putri nomor satu Indonesia. Dalam peringkat terbaru BWF yang akan rilis pekan ini, ia diproyeksikan naik ke posisi 7 dunia, melewati seniornya Gregoria Mariska Tunjung yang kini berada di urutan kedelapan.

Prestasi tersebut semakin memacu semangat Putri yang kini berusia 23 tahun. Ia menegaskan bahwa target berikutnya adalah naik podium Olimpiade 2028. "Alhamdulillah bisa jadi tunggal putri pertama Indonesia. Pastinya ingin rankingnya lebih baik lagi dan membuktikan bisa bersaing di Top 10 dunia. Saya bermimpi tampil di Olimpiade 2028 dan membawa pulang medali," kata Putri penuh optimisme.

Sayangnya, hasil tim bulutangkis Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2025 secara keseluruhan belum sesuai harapan. PBSI sebelumnya menargetkan minimal satu medali emas dari lima sektor, namun realisasi di lapangan hanya satu medali perunggu lewat Putri. Meski begitu, pencapaian ini dianggap sinyal positif bahwa regenerasi tunggal putri Indonesia mulai menunjukkan hasil.

Dengan usia muda dan performa yang terus meningkat, publik berharap Putri KW bisa menjadi sosok andalan baru Indonesia di pentas bulutangkis dunia. Perjalanan menuju Olimpiade 2028 memang masih panjang, tetapi torehan perunggu di Kejuaraan Dunia sudah menjadi pijakan penting menuju mimpi besar itu.