Porsche 356 Ahmad Sahroni yang Hancur Diamuk Massa Ternyata Cuma Replika, Buatan Bengkel Keren Asal Bali!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, nama Ahmad Sahroni lagi jadi sorotan besar setelah rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diserbu massa pada Sabtu (30/8). Aksi itu muncul barengan dengan demonstrasi panas di pusat kota. Barang-barang di dalam rumah, termasuk koleksi kendaraan mewahnya, nggak luput dari amukan warga.
Di antara sekian banyak mobil, ada satu yang bikin netizen penasaran: Porsche 356 berwarna merah. Mobil itu ringsek parah, bahkan pelek sampai dibongkar dan diambil. Tapi ternyata ada cerita unik di baliknya. Porsche itu bukan unit asli yang super langka, melainkan replika bikinan Tuksedo Studio dari Bali.
Nah, buat yang belum tahu, Tuksedo Studio adalah bengkel spesialis bikin replika mobil klasik yang udah nggak diproduksi lagi. Mereka terkenal karena detail pengerjaannya rapi banget, sampai susah dibedain dari aslinya. Dan uniknya lagi, Sahroni jadi orang pertama di Indonesia yang punya Porsche 356 versi mereka.
Kalau dilihat dari luar, mobil ini benar-benar mirip sama Porsche 356 A Coupe asli. Nggak ada ubahan aneh-aneh. Interiornya pun dikasih sentuhan kulit bermotif anyaman yang bikin makin klasik. Tapi jangan salah, mesinnya beda jauh dari versi orisinal. Mobil replika ini dikasih mesin boxer 2.200 cc, jauh lebih besar dibanding Porsche 356 orisinal yang dulu hadir dengan mesin 1.100 cc hingga 1.600 cc.
Soal harga, replika buatan Tuksedo Studio nggak kalah bikin kaget. Mobil-mobil rakitan mereka dibanderol mulai Rp 1 miliar, dan khusus Porsche 356 milik Sahroni nilainya ditaksir di angka Rp 1,5 sampai Rp 2 miliar.
Menariknya lagi, bukan cuma Sahroni yang kepincut sama karya Tuksedo Studio. Beberapa figur terkenal juga sudah jadi pelanggan. Raffi Ahmad, misalnya, punya Porsche 356 Speedster dengan harga sekitar Rp 2 miliar. Sedangkan Ketua IMI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, memilih Mercedes-Benz 300 SL Gullwing Recreation dengan label #1.
Jadi, meskipun Porsche merah milik Sahroni kemarin babak belur kena amuk massa, tetap ada cerita keren di baliknya. Mobil itu jadi bukti kalau karya anak bangsa dari Bali bisa bikin replika mobil klasik dengan kualitas yang bikin orang terkagum-kagum.