Aurelie Moeremans Ungkap Skandal Besar! Bongkar Sisi Gelap Politik, Ditawari Ratusan Juta Hingga Ijazah Instan

Genvoice.id | 02 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris cantik Aurelie Moeremans membuat heboh jagat maya setelah mengunggah video di Instagram-nya, yang mana dirinya membongkar sisi gelap dunia politik.

Dia mengaku pernah ditawari bergabung ke partai dengan iming-iming yang sangat mengejutkan, yaitu duit ratusan juta per bulan hanya untuk jadi "boneka," sampai janji ijazah instan!

Pengakuan ini disampaikan Aurelie pada Minggu (31/8/2025) sebagai bentuk keresahan atas kondisi politik di Tanah Air. Nggak main-main, dia sampai menolak tawaran menggiurkan tersebut karena tidak mau hanya jadi pajangan.

Ditawari Bayaran Fantastis untuk Jadi "Boneka"

Aurelie cerita, pengalaman pertamanya dapat tawaran masuk politik itu terjadi di tahun 2016. Tiba-tiba, seorang artis senior yang tidak terlalu dekat dengannya menelepon. Ternyata, dia telah dikenalkan ke bos partai dan langsung diajak bergabung.

"Aku langsung dikasih tau, per bulannya dapet segini nih, ratusan juta," ungkap Aurelie.

Tapi, tugasnya hanya jadi pemanis acara dan disuruh membaca naskah yang sudah disiapkan. Aurelie langsung berpikir, "Aku kayak boneka doang dong dikasih script, aku nggak mau dong." Akhirnya, tawaran itu dia tolak mentah-mentah.

Iming-iming Ijazah Instan

Setelah menolak tawaran pertama, Aurelie juga dapat pengalaman lain yang nggak kalah aneh. Pihak yang menawarinya sempat bertanya kenapa Aurelie menolak untuk bergabung, dan Aurelie beralasan dia tidak punya waktu untuk kuliah.

Eh, bukannya selesai, orang itu justru menawarkan "solusi instan."

"Dia bilang, 'Sebenernya kalau mau kuliah bisa kok diatur nanti kamu langsung S2 aja, nanti S1-nya udahlah kamu ikutin arahan aku aja nanti kita bikin singkat aja'," tiru Aurelie.

Tawaran ini bikin Aurelie makin mikir. Kalau urusan kuliah aja bisa "diatur" tanpa ikut aturan, apalagi hal-hal lain di dunia politik? Pengalaman ini bikin dia yakin banget kalau ada masalah besar di sistem rekrutmen politik Indonesia.

Pesan untuk Publik Figur Lain

Dari semua pengalamannya, Aurelie membuat kesimpulan kalau sistem rekrutmen politik di Indonesia butuh perubahan besar. Dia juga menitip pesan untuk semua public figure yang dapat tawaran serupa.

"Ya harapan aku untuk public figure, ya sebenernya siapa aja sih yang mendapatkan penawaran seperti aku dulu, kalau misalnya mau diterima, jangan diterima cuma karena uangnya cocok karena gede banget, tapi harusnya karena kamu bisa kasih sesuatu untuk bikin Indonesia jadi lebih baik lagi," tutupnya.

Jadi, kalau niatnya hanya karena uang, mending jangan deh. Lebih baik fokus untuk berkarya aja! Gimana menurut kalian, Gen? Apakah ini fenomena yang biasa terjadi di dunia politik?