6 Tim Paling Mengecewakan di Fase Grup Piala Dunia 2026: Ada Portugal dan Uruguay

Genvoice.id | 02 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Fase grup Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir setelah menyajikan persaingan sengit selama lebih dari dua pekan.

Turnamen edisi kali ini menjadi yang pertama diikuti 48 tim, dengan total 72 pertandingan dan ratusan gol tercipta. Namun di balik kejutan dari tim-tim kuda hitam, ada sejumlah negara besar yang justru tampil jauh dari ekspektasi.

Beberapa tim bahkan harus tersingkir lebih cepat, sementara yang lain tetap lolos tetapi dengan performa yang mengecewakan. Berikut enam tim yang dinilai paling mengecewakan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.

Korea Selatan Gagal Jaga Konsistensi

Korea Selatan sempat membuka turnamen dengan kemenangan menjanjikan. Namun performa mereka menurun drastis di dua laga berikutnya. Kekalahan dari Meksiko dan Afrika Selatan membuat mereka finis di peringkat ketiga grup dan gagal lolos. Hasil ini berujung pada mundurnya pelatih Hong Myung-bo di tengah tekanan besar.

Skotlandia Kehilangan Kreativitas

Datang dengan modal impresif di kualifikasi, Skotlandia justru tampil mengecewakan di putaran final. Mereka kesulitan mengembangkan permainan saat menghadapi tim kuat seperti Maroko dan Brasil. Minimnya kreativitas membuat mereka tersingkir di fase grup, diikuti dengan kepergian pelatih Steve Clarke.

Turki Tumpul di Lini Depan

Turki digadang-gadang sebagai kuda hitam, tetapi kenyataan berkata lain. Mereka kesulitan mencetak gol meski menciptakan banyak peluang. Bahkan, puluhan tembakan di dua laga awal tidak menghasilkan gol. Kekalahan dari Australia dan Paraguay memastikan langkah mereka terhenti lebih cepat.

Tunisia Tampil Buruk Sejak Awal

Tunisia menjadi salah satu tim dengan performa paling buruk di fase grup. Mereka kebobolan banyak gol dan gagal menunjukkan daya saing. Pergantian pelatih di tengah turnamen tidak membawa perubahan berarti, dan Tunisia harus pulang dengan hasil yang mengecewakan.

Uruguay Gagal Penuhi Harapan

Uruguay datang dengan pelatih berpengalaman Marcelo Bielsa, tetapi tidak mampu tampil maksimal. Mereka hanya meraih hasil imbang melawan Arab Saudi dan Tanjung Verde sebelum kalah dari Spanyol. Hasil ini membuat Uruguay tersingkir di fase grup dan memicu berbagai evaluasi internal.

Portugal Lolos, Tapi Tidak Meyakinkan

Portugal memang berhasil melaju ke babak berikutnya, tetapi performanya jauh dari kata meyakinkan. Mereka hanya tampil dominan saat melawan Uzbekistan, sementara di laga lain terlihat kesulitan membongkar pertahanan lawan. Ketergantungan pada Cristiano Ronaldo juga menjadi sorotan, terutama mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi.