Puluhan Rumah Hancur Disapu Puting Beliung di Kerinci, Jambi! Lalu Lintas Macet Total

Genvoice.id | 02 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Hai Gen, bencana kembali melanda wilayah Indonesia. Kali ini, giliran warga Desa Batang Sangir di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, yang harus mengalami mimpi buruk pada Sabtu sore, 2 Juli 2025. Sekitar pukul 14.30 WIB, langit yang awalnya hanya diguyur gerimis tiba-tiba berubah drastis. Angin kencang datang tanpa aba-aba dan langsung menyapu puluhan rumah warga.

Menurut Camat Kayu Aro, Adlizar, peristiwa itu terjadi begitu cepat. Hujan kecil yang tampak biasa tiba-tiba disusul oleh angin super kencang yang langsung menerbangkan atap rumah warga, terutama di sekitar kawasan Pasar Kersik Tuo. "Ada ratusan rumah yang terdampak, sekitar 30 rumah rusak berat, atapnya lepas," katanya, dilansir dari ANTARA.

Selain membuat rumah warga porak-poranda, angin ini juga menumbangkan sejumlah pohon besar di sepanjang jalur utama. Akibatnya, akses jalan dari Kayu Aro menuju Solok Selatan, Sumatera Barat, lumpuh total. Kemacetan panjang tak terhindarkan karena pohon tumbang menutup jalan utama.

Sampai artikel ini ditulis, proses pembersihan masih berlangsung. Tim gabungan dari BPBD Kerinci, aparat desa, dan warga setempat bahu-membahu menyingkirkan pohon tumbang dan mendata kerusakan rumah. Untungnya, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, meski data soal korban luka masih terus diperbarui.

Kepala BMKG Kerinci, Kurnianingsih, menjelaskan bahwa angin puting beliung ini bisa terjadi meski wilayah sedang mengalami musim kemarau. Menurutnya, fenomena ini muncul akibat pembentukan awan cumulonimbus-jenis awan hujan besar yang bisa memicu angin ekstrem. Kawasan yang minim vegetasi juga jadi faktor pendukung terjadinya bencana seperti ini.

Warga kini masih berjibaku menata ulang kehidupannya. Semoga bantuan cepat datang, dan warga Batang Sangir bisa segera pulih dari musibah ini.