Prediksi Swiss vs Aljazair: Nati Diunggulkan, Wakil Afrika Siap Beri Kejutan di 32 Besar Piala Dunia 2026

Genvoice.id | 02 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Swiss akan menghadapi Aljazair pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Jumat, 3 Juli 2026, pukul 10.00 WIB. Duel fase gugur ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperpanjang langkah mereka di turnamen, dengan pemenang laga akan bertemu Kolombia atau Ghana pada babak berikutnya.

Swiss melaju ke fase knockout sebagai juara Grup B setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Tim asuhan Murat Yakin mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Qatar sebelum tampil impresif lewat kemenangan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina dan menutup fase grup dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Kanada.

Hasil positif melawan Kanada memperlihatkan kematangan permainan Swiss. Mereka mampu menjaga intensitas permainan saat menghadapi tekanan tuan rumah sekaligus memastikan diri finis di puncak klasemen grup.

Sementara itu, Aljazair lolos sebagai runner-up Grup A. Sempat kalah telak 0-3 dari Argentina pada laga pembuka, tim racikan Vladimir Petkovic bangkit dengan mengalahkan Yordania 2-1 dan bermain imbang 3-3 melawan Austria dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.

Meski bukan favorit, Aljazair tetap memiliki lini serang yang patut diwaspadai. Riyad Mahrez, Amine Gouiri, dan Ibrahim Maza menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan Swiss sepanjang turnamen.

Dari sisi sejarah, Swiss masih memiliki pekerjaan rumah di fase gugur Piala Dunia. Dalam lima edisi terakhir, mereka empat kali tersingkir pada babak 16 besar dan belum pernah kembali mencapai perempat final sejak 1954.

Swiss hanya memiliki satu persoalan terkait kebugaran pemain. Bek kanan Silvan Widmer masih diragukan tampil karena mengalami masalah pada pinggul. Jika belum pulih, Luca Jaquez diperkirakan akan mengisi pos tersebut. Nico Elvedi dan Manuel Akanji diproyeksikan tetap menjadi duet bek tengah, sedangkan Granit Xhaka akan memimpin permainan di lini tengah.

Johan Manzambi juga berpeluang menjadi motor serangan di belakang Breel Embolo. Pergerakan dan kreativitasnya diharapkan mampu membuka ruang menghadapi pertahanan Aljazair.

Di kubu lawan, Mohamed El Amine Amoura masih dipantau kondisinya setelah mengalami cedera. Apabila belum siap bermain sejak menit awal, lini depan Aljazair kemungkinan akan diisi Mahrez, Ibrahim Maza, Fares Chaibi, dan Gouiri, dengan Nabil Bentaleb menjadi penyeimbang di lini tengah.

Secara statistik, Swiss juga memiliki rekor positif atas Aljazair. Dari dua pertemuan sebelumnya, Swiss selalu meraih kemenangan, yakni 2-1 pada 1983 dan 2-0 pada 1986.

Melihat performa selama fase grup, organisasi permainan yang lebih rapi, serta pengalaman sejumlah pemain senior seperti Xhaka, Akanji, dan Embolo, Swiss dinilai memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke babak berikutnya. Meski demikian, kecepatan dan kreativitas lini depan Aljazair berpotensi membuat pertandingan berjalan ketat hingga peluit akhir.

Prediksi skor: Swiss 2-1 Aljazair.