Pasien BPJS Meninggal Dunia, Wali Kota Cimahi Ngamuk! Janji Evaluasi Total Pelayanan RSUD Cibabat
JAKARTA, GENVOICE.ID - Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat menyusul viralnya kasus meninggalnya pasien BPJS, Ulfa Yulia Lestari, yang disebut tidak mendapatkan penanganan medis tepat waktu.
Ngatiyana mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Direktur RSUD Cibabat dan akan menjadwalkan evaluasi resmi pada pekan depan. Ia juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan, RSUD Cibabat, serta Inspektorat Kota Cimahi untuk melakukan pendalaman terhadap prosedur layanan medis yang diberikan kepada Ulfa.
"Akan kita lakukan evaluasi manajemen pelayanan rumah sakit. Minggu depan akan kami evaluasi bersama pihak terkait," ujar Ngatiyana.
Kasus ini mencuat setelah video seorang pria yang kemudian diketahui sebagai suami korban, Nandang Ruswana (34), viral di media sosial. Dalam video tersebut, Nandang menangis sambil menyampaikan kemarahannya atas lambannya penanganan medis terhadap istrinya, yang menurutnya menyebabkan sang istri meninggal dunia tanpa sempat mendapatkan tindakan apa pun.
"Saya marah banget karena sampai istri meninggal enggak ada tindakan sama sekali. Apa karena istri saya BPJS jadi enggak ditangani, beda dengan pasien umum?" ujar Nandang.
Ulfa Yulia Lestari (30), ibu satu anak asal Kampung Cukangkawung, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meninggal dunia pada Minggu (29/6/2025) akibat komplikasi radang usus dan tumor jinak yang dideritanya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Direktur Utama RSUD Cibabat Sukwanto Gamalyono membantah telah terjadi kelalaian. Ia menegaskan bahwa tim medis sudah bertindak sesuai prosedur dan akan melakukan audit klinis untuk menjamin transparansi penanganan pasien.
"Untuk memastikan transparansi, RSUD Cibabat akan melakukan audit klinis terhadap seluruh proses pelayanan kepada pasien yang bersangkutan," kata Sukwanto.
Sementara itu, Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Raden Patria Danu Negara, turut menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan mitra, termasuk RSUD Cibabat.
"Kami memahami keprihatinan masyarakat. Evaluasi dan monitoring akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.
Ngatiyana menambahkan bahwa pihaknya juga akan mengaktifkan kembali peran Dewan Pengawas RSUD Cibabat untuk meningkatkan fungsi pengawasan terhadap pelayanan dan kinerja rumah sakit.
"Komitmen kami adalah memastikan setiap warga, tanpa membedakan status, mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan setara," tegasnya.