Istri Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan AS-Israel, Iran Tambah 40 Hari Berkabung!

Genvoice.id | 02 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar duka kembali datang dari Iran. Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat koma akibat luka-luka yang diderita dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Dikutip AFP, kantor berita Iran Tasnim melaporkan Bagherzadeh yang berusia 79 tahun berada dalam kondisi koma sejak serangan pada Sabtu (28/2) yang juga menewaskan Khamenei. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026).

Serangan tersebut tidak hanya menewaskan Khamenei. Media Iran sebelumnya melaporkan bahwa sejumlah anggota keluarga turut menjadi korban. Kantor berita Fars menyebut putri, menantu, hingga cucu Khamenei termasuk di antara yang tewas, setelah melakukan konfirmasi dengan sumber di lingkungan keluarga.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan kematian Khamenei pada hari yang sama dengan serangan. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menyebut Khamenei sebagai salah satu orang paling jahat dalam sejarah dan menyatakan ia telah mati akibat operasi militer tersebut.

Pada Minggu (1/3), otoritas Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Khamenei dan menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Sejumlah pejabat tinggi juga dilaporkan tewas dalam serangan itu, termasuk Komandan Garda Revolusi Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh.

Dengan bertambahnya korban dari lingkaran keluarga inti dan elite militer, dampak serangan ini tak hanya bersifat strategis, tetapi juga simbolik dan emosional bagi publik Iran. Situasi di dalam negeri masih terus dipantau di tengah eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda mereda.