Turki Bahas Potensi Serangan AS ke Iran dalam Rapat Kabinet Erdogan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kemungkinan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam rapat kabinet Turki yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Senin.
Hal tersebut disampaikan sumber diplomatik Turki kepada RIA Novosti.
Pembahasan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Pada Minggu, portal berita Axios melaporkan bahwa Turki, Mesir, dan Qatar disebut-sebut tengah berupaya memfasilitasi pertemuan antara Utusan Khusus Amerika Serikat Steve Witkoff dan pejabat senior Iran di Ankara pada pekan depan.
Namun demikian, sumber di pemerintahan Turki menegaskan bahwa Ankara belum memiliki informasi lebih lanjut terkait rencana pertemuan tersebut.
"Rapat kabinet akan membahas ancaman Amerika Serikat terhadap Iran, serta perkembangan terbaru di kawasan. Sikap Turki yang menentang intervensi militer dan mendukung diplomasi serta dialog akan ditegaskan kembali," ujar sumber tersebut.
Selain itu, para menteri juga akan membahas hasil kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Istanbul pada akhir pekan lalu. Agenda itu mencakup pembicaraan Araghchi dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Presiden Erdogan, serta komunikasi telepon Erdogan dengan Presiden Amerika Serikat dan Presiden Iran.
Sebelumnya, pada Januari lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa sebuah "armada besar" Amerika sedang menuju Iran. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Washington masih berharap Teheran bersedia kembali ke meja perundingan dan menandatangani kesepakatan, termasuk terkait penghentian total program senjata nuklir.
Trump juga memperingatkan bahwa jika kesepakatan mengenai program nuklir Iran gagal dicapai, maka serangan Amerika Serikat di masa mendatang akan "jauh lebih buruk" dibandingkan serangan sebelumnya.