Habib Jafar Tanggapi Penangkapan Onadio Leonardo: "Tobat Lo, Nad!"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, dunia hiburan tanah air kembali diguncang kabar mengejutkan. Musisi sekaligus aktor Onadio Leonardo dikabarkan ditangkap polisi karena dugaan penyalahgunaan narkoba. Bukan cuma publik yang kaget, tapi juga sahabat dekatnya, Habib Jafar Al Hadar, yang selama ini dikenal sering tampil bareng Onad dalam berbagai konten dan podcast.
Lewat unggahan di Instagram Story, Habib Jafar menulis pesan menyentuh penuh keprihatinan. Ia mengaku sangat terkejut sekaligus sedih mendengar kabar tersebut.
"Membaca kabar tentang Onad, gue kaget, kecewa, sedih, dan prihatin. Onad adalah saudara gue sebagai sesama manusia meski kami berbeda dalam agama," tulisnya.
Pendakwah dengan gaya khas milenial itu menyebut, selama mengenal Onad, ia melihat sosok yang baik dan sangat menjunjung tinggi toleransi. Namun begitu, ia menegaskan bahwa persoalan narkoba tetap tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun.
"Narkoba bukan hanya menyalahi hukum negara, tapi hukum semua agama & logika akal sehat," katanya.
Habib Jafar pun berharap agar Onad bisa segera bangkit dan menjadikan kasus ini pelajaran besar dalam hidupnya. Ia bahkan menulis pesan keras namun penuh kasih kepada sang sahabat.
"Kita benci narkoba. Karena itu, gue ingin saudara gue, Onad lepas dari narkoba. Gue juga berharap ini menjadi pelajaran besar untuk Onad dan kita. Titip doa untuk Onad. Semoga dia sadar, jera, dan berubah. Tobat lo, Nad!" ungkapnya.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan penangkapan Onad bersama sang istri, Beby Prisillia, dan satu pelaku lainnya. Ketiganya diamankan di dua lokasi berbeda. Polisi awalnya menangkap satu tersangka di kawasan Sunter, Jakarta Utara, pada Rabu (29/10/2025), lalu mengembangkan kasus tersebut hingga akhirnya menangkap Onad dan istrinya di sebuah perumahan di Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ade Ary Syam Indradi, membenarkan hal itu.
"Benar, (Istri Onadio Leonardo) ikut diamankan juga," ujarnya pada Jumat (31/10/2025).
Dari hasil penangkapan, polisi menyita beberapa barang bukti seperti satu lembar papir, satu plastik klip kecil berisi sisa batang ganja, satu boks kecil, dan tiga ponsel. Berdasarkan pemeriksaan awal, Onad diduga sempat mengonsumsi ekstasi sebelum diamankan.
"Barang bukti ekstasi sudah habis karena diduga dipakai. Yang ditemukan hanya ada beberapa sisa ganja di dalam plastik," jelas Ade Ary.
Kini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Di tengah sorotan publik, dukungan dan doa terus mengalir agar Onad bisa lepas dari jeratan narkoba dan kembali menata hidupnya.