Jelang MotoGP Mandalika, Somkiat Chantra Umumkan Pindah ke WSBK Tahun Depan
JAKARTA, Genvoice.id - Menjelang digelarnya seri MotoGP Indonesia di sirkuit Mandalika, muncul kabar mengejutkan dari paddock tim. Pembalap asal Thailand, Somkiat Chantra dikonfirmasi akan meninggalkan MotoGP untuk bergabung dengan kejuaraan World Superbike (WSBK) mulai musim 2026. Keputusan ini diumumkan melalui rilis resmi Honda Racing Corporation (HRC) serta konfirmasi dari tim Idemitsu Honda LCR.
Tim Idemitsu Honda LCR secara resmi mengonfirmasi bahwa Chantra tidak akan lagi membalap dengan mereka di kelas MotoGP untuk musim 2026. Dalam rilis tersebut, tim menyatakan terima kasih atas dedikasi Chantra selama ini, sekaligus menyambut babak baru kariernya di WSBK.
Lucio Cecchinello, pimpinan tim LCR, menyebut bahwa musim ini bukanlah perjalanan yang mudah bagi Chantra karena cedera yang sempat membatasi konsistensinya, tetapi keberanian dan usaha kerasnya tetap patut dihargai.
Setelah itu, Honda Racing Corporation mengumumkan bahwa Somkiat Chantra akan bergabung sebagai pembalap pabrikan HRC WorldSBK bersama rekannya Jake Dixon mulai musim 2026.
Chantra sejatinya telah menjalani debut di kelas MotoGP bersama LCR Honda pada musim 2025. Ia menjadi pembalap Thailand pertama yang tampil di kelas utama tersebut.
Namun dalam perjalanan musim ini, ia menghadapi tantangan akibat cedera dan adaptasi terhadap motornya, yang berimbas pada performa yang kurang konsisten. Beberapa laporan juga menyebut bahwa Honda tengah merombak line-up tim LCR dengan memasukkan pembalap muda lain untuk musim depan.
Perpindahan seperti ini bukanlah hal asing dalam dunia balap motor. Beberapa pembalap memilih melakukan transisi dari MotoGP ke WSBK ketika mendapat peluang kompetitif yang lebih baik, terutama jika performa di MotoGP tidak mencukupi ekspektasi atau dukungan teknis terbatas.
WSBK dikenal sebagai balapan dengan tekanan tinggi. Untuk sosok seperti Chantra, adaptasi pada jenis motor baru, konfigurasi setingan mesin, serta keharmonisan dengan tim teknis akan menjadi faktor penting.