Ada yang Baru! Opera Luncurkan Neon: Browser AI Canggih yang Bisa Ringkas Artikel, Buat Kode, dan Belanja Otomatis!

Genvoice.id | 01 Oct 2025

Opera resmi meluncurkan Opera Neon, peramban web revolusioner berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menjalankan tugas secara otomatis dan cerdas. Peluncuran ini menandai langkah Opera memasuki pasar agentic browser, bersaing langsung dengan pemain lain seperti Perplexity dan The Browser Company.

Dalam pernyataannya yang dikutip oleh TechCrunch, Executive Vice President Opera, Krystian Kolondra, menyatakan bahwa Neon dibuat untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang mengandalkan AI dalam aktivitas digital sehari-hari.

"Kami membangun Opera Neon untuk kami sendiri, dan untuk semua orang yang menggunakan AI secara ekstensif dalam keseharian mereka," ujar Kolondra.

Agentic browser adalah jenis peramban terbaru yang memanfaatkan agen AI untuk menjelajahi web, berinteraksi dengan elemen halaman, serta menyelesaikan tugas secara otonom atas nama pengguna. Browser ini dirancang bukan hanya untuk menampilkan konten, tapi juga melakukan aksi nyata, seperti menganalisis, membandingkan, dan bahkan membeli produk secara otomatis.

Beberapa fitur utama yang ditawarkan Opera Neon meliputi:

  • Neon Do: Asisten AI yang dapat meringkas artikel dari platform seperti Substack, lalu membagikannya ke aplikasi komunikasi seperti Slack. Neon Do juga dapat mengambil informasi penting dari video YouTube yang telah ditonton sebelumnya.

  • Cards: Sistem perintah modular yang memungkinkan pengguna membuat kombinasi tugas seperti mengambil detail produk dari berbagai tab dan membandingkannya dalam tabel otomatis.

  • Tasks: Fitur manajemen tab berbasis konteks yang mengelompokkan tab dan percakapan AI dalam ruang kerja terorganisasi sesuai proyek atau topik.

Selain itu, Neon juga mampu menulis cuplikan kode, termasuk visualisasi data berupa tabel dan grafik, sehingga ideal bagi pengguna profesional yang bekerja dengan data dan laporan.

Dalam demo perdananya, Opera memamerkan kemampuan Neon untuk melakukan tugas praktis seperti memesan bahan makanan secara online, menandakan potensi besar AI dalam otomatisasi aktivitas harian.

Berbeda dari peramban biasa yang gratis, Opera Neon ditawarkan sebagai layanan berlangganan dengan biaya 19,99 dolar AS per bulan (sekitar Rp333 ribu). Untuk saat ini, akses hanya tersedia secara terbatas bagi pengguna terpilih.

Langkah ini menempatkan Opera Neon sebagai produk premium yang ditujukan untuk pengguna tingkat lanjut, dibandingkan pesaingnya seperti Google Chrome atau Microsoft Edge yang juga menambahkan fitur AI namun masih dalam kerangka peramban konvensional.