Shailene Woodley Ungkap Kekecewaan Usai Perannya sebagai Mary Jane Dipotong dari "The Amazing Spider-Man 2"

Genvoice.id | 01 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Shailene Woodley kembali mengenang pengalamannya saat dipercaya memerankan Mary Jane Watson dalam "The Amazing Spider-Man 2". Meski telah menjalani proses syuting dan sempat membintangi beberapa adegan bersama Andrew Garfield, karakter tersebut akhirnya tidak muncul dalam film yang dirilis pada 2014.

Dalam percakapan bersama SAG-AFTRA Foundation's Conversations, Woodley mengungkapkan bahwa kesempatan memerankan Mary Jane merupakan salah satu peran yang sangat ia impikan. Ia mengaku sudah menyukai karakter tersebut sejak kecil, terlebih Spider-Man merupakan salah satu superhero favoritnya.

"Saya mendapatkan peran Mary Jane untuk Spider-Man, yang merupakan impian saya. Spider-Man adalah superhero favorit saya, dan Mary Jane adalah karakter favorit saya sejak kecil," ujar Woodley.

Woodley mengatakan dirinya sempat menjalani syuting sekitar tiga adegan bersama Andrew Garfield yang saat itu kembali berperan sebagai Peter Parker alias Spider-Man. Namun, sekitar setahun setelah proses syuting berlangsung, ia mendapat kabar bahwa seluruh adegannya tidak akan digunakan dalam film.

Keputusan tersebut tentu mengejutkan bagi Woodley. Ia mengatakan pihak produksi menjelaskan bahwa film sudah memperkenalkan terlalu banyak karakter baru sehingga kehadiran Mary Jane perlu ditunda.

Menurut penjelasan yang diterimanya saat itu, Mary Jane baru akan diperkenalkan setelah hubungan Peter Parker dengan Gwen Stacy, yang diperankan Emma Stone, berakhir. Keputusan tersebut berkaitan dengan arah cerita yang kemudian menempatkan hubungan Peter dan Gwen sebagai fokus utama.

Woodley juga mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti seluruh pertimbangan di balik keputusan tersebut. Ia bahkan bercanda bahwa mungkin saja penampilannya saat syuting dianggap tidak cukup baik.

"Begitulah yang diberitahukan kepada saya, tetapi sekali lagi, siapa yang tahu kebenarannya? Bisa saja saya tampil buruk dan mereka berkata, 'Kami tidak bisa melakukan ini,'" kata Woodley.

Pada akhirnya, alasan yang disampaikan tim produksi memang berkaitan dengan fokus cerita. "The Amazing Spider-Man 2" berakhir dengan kematian Gwen Stacy setelah ia jatuh dari menara jam saat Peter berusaha menyelamatkannya.

Sutradara Marc Webb sebelumnya menjelaskan bahwa keputusan menghapus Mary Jane berkaitan dengan sulitnya memperkenalkan karakter baru sebagai calon pasangan Peter ketika hubungan Peter dan Gwen masih menjadi bagian penting dari cerita.

"Shailene adalah aktris yang luar biasa dan dia menjalani beberapa hari kerja yang sangat baik. Namun, sangat sulit memperkenalkan seseorang sebagai pesaing dalam hubungan ketika begitu banyak hal sedang terjadi antara Peter dan Gwen," kata Webb.

Produser Matt Tolmach juga mengakui bahwa tim produksi merasa terlalu banyak elemen yang harus ditangani dalam film tersebut. Menurutnya, kehadiran Mary Jane pada saat itu justru berpotensi mengganggu fokus utama cerita Peter dan Gwen.

Rencana untuk menghadirkan Mary Jane dalam film berikutnya pun tidak pernah terwujud. "The Amazing Spider-Man 3" akhirnya tidak diproduksi setelah Sony Pictures dan Marvel memilih melakukan reboot terhadap franchise tersebut.

Versi baru Spider-Man kemudian menghadirkan Tom Holland sebagai Peter Parker di Marvel Cinematic Universe, dengan Zendaya memerankan karakter MJ. Sementara itu, Andrew Garfield mendapat kesempatan kembali sebagai Peter Parker dalam "Spider-Man: No Way Home" bersama dua pemeran Spider-Man lainnya.

Garfield sendiri belakangan menyatakan terbuka terhadap kemungkinan kembali memerankan Spider-Man dalam "The Amazing Spider-Man 3". Namun, ia menegaskan bahwa film tersebut harus memiliki pendekatan yang sangat berbeda dan tidak konvensional.

Dengan demikian, kemungkinan Shailene Woodley kembali sebagai Mary Jane versi "The Amazing Spider-Man" juga masih sebatas kemungkinan. Hingga kini, tidak ada proyek resmi yang menghidupkan kembali rencana tersebut.