Jose Mourinho Hormati Lionel Messi Usai Sang Megabintang Pensiun dari Timnas Argentina
JAKARTA, GENVOICE.ID - Keputusan Lionel Messi untuk mengakhiri perjalanan bersama Timnas Argentina mendapat perhatian dari berbagai penjuru dunia sepak bola. Setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Albiceleste, Messi akhirnya menutup salah satu babak terpenting dalam kariernya di level internasional.
Ucapan penghormatan pun berdatangan dari berbagai kalangan, termasuk mantan rekan setim, lawan, hingga pelatih yang pernah berhadapan langsung dengannya. Salah satunya datang dari Jose Mourinho, sosok yang memiliki sejarah panjang sebagai rival Messi di level klub.
Mourinho pernah menghadapi Messi ketika menangani Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea. Persaingan paling intens terjadi saat dirinya memimpin Real Madrid dalam menghadapi Barcelona di era rivalitas sengit antara kedua klub.
Meski memiliki sejarah sebagai lawan, Mourinho tetap memberikan apresiasi terhadap pencapaian Messi bersama Argentina. Pelatih asal Portugal tersebut bahkan mengakui bahwa kepergian Messi akan membuat perjalanan Argentina di turnamen internasional terasa berbeda.
Mourinho Kirim Pesan untuk Messi
Mourinho menyampaikan pesannya setelah melihat unggahan Messi di Instagram yang mengumumkan berakhirnya perjalanan sang pemain bersama Timnas Argentina.
Ia memberikan ucapan selamat sekaligus penghormatan atas karier internasional Messi yang dipenuhi berbagai pencapaian. Mourinho menilai kehadiran Messi telah memberikan warna tersendiri bagi perjalanan Argentina di panggung sepak bola dunia.
"Selamat atas karier internasional yang gemilang dan tak terlupakan. Copa America dan Piala Dunia berikutnya tidak akan lagi sama," tulis Mourinho.
Pernyataan tersebut menjadi menarik mengingat Mourinho dan Messi pernah berada di dua sisi rivalitas terbesar sepak bola Eropa. Ketika menangani Real Madrid, Mourinho harus menghadapi Barcelona yang diperkuat Messi dalam berbagai pertandingan penting.
Persaingan tersebut membuat Mourinho menjadi salah satu pelatih yang merasakan langsung ancaman Messi dari pinggir lapangan. Kemampuan teknis, kreativitas, serta kemampuan menciptakan peluang membuat Messi menjadi pemain yang selalu mendapat perhatian khusus dalam pertandingan.
Penghormatan di Tengah Rivalitas
Hubungan Mourinho dan Messi di dunia sepak bola memang lebih banyak dibentuk oleh rivalitas dibandingkan kerja sama. Selain pertemuan ketika Mourinho menangani Real Madrid, keduanya juga pernah berhadapan ketika Mourinho melatih Inter Milan dan Chelsea.
Namun, persaingan di level klub tidak menghalangi Mourinho untuk memberikan penghormatan setelah Messi memutuskan meninggalkan panggung internasional. Pesannya kali ini tidak berkaitan dengan Barcelona, Real Madrid, maupun persaingan klub lainnya.
Mourinho justru menyoroti besarnya pengaruh Messi terhadap Argentina. Selama membela Albiceleste, Messi menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina hingga meraih sejumlah gelar bergengsi di level internasional.
Karena itu, absennya Messi diperkirakan akan membawa perubahan besar bagi Argentina. Sosok yang selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan sekaligus kapten tim tersebut tidak lagi menjadi bagian dari persiapan menuju turnamen internasional berikutnya.
Pesan Mourinho menunjukkan bahwa pengaruh Messi telah melampaui rivalitas antarklub. Terlepas dari sejarah persaingan keduanya, pencapaian Messi bersama Argentina telah menempatkannya sebagai salah satu figur penting dalam sejarah sepak bola negara tersebut.