Prabowo Minta DPR Undang Dialog Demonstran, Tunjangan & Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bakal Dicabut!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, suasana politik lagi panas banget belakangan ini. Demo besar yang melibatkan mahasiswa, ojol, buruh, sampai berbagai elemen masyarakat sipil bikin pemerintah dan DPR jadi sorotan. Nah, Presiden Prabowo akhirnya buka suara. Bukan cuma komentar, tapi langsung kasih arahan yang lumayan mengejutkan.
Prabowo meminta pimpinan DPR RI nggak cuma dengar dari jauh, tapi benar-benar mengundang perwakilan para demonstran untuk duduk bareng dan bicara langsung. Ia menekankan kalau aspirasi dari rakyat harus ditampung, bukan diabaikan.
Dilansir dari ANTARA, dalam jumpa pers usai rapat dengan pimpinan partai politik dan lembaga negara di Istana Merdeka, Prabowo bilang, "Saya juga meminta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, tokoh-tokoh dari kelompok-kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya supaya bisa diterima dengan baik, dan langsung berdialog."
Bukan cuma soal dialog, Presiden juga menegaskan beberapa tuntutan rakyat sudah mulai dipenuhi. Salah satunya, tuntutan agar anggota DPR yang dinilai arogan segera diberhentikan. Lebih jauh lagi, tuntutan pencabutan tunjangan perumahan anggota DPR ternyata bakal dikabulkan. Bahkan, kata Prabowo, kunjungan DPR ke luar negeri juga langsung dimoratorium. Jadi, nggak ada lagi cerita plesiran pakai uang negara di tengah kondisi masyarakat yang lagi gerah.
Meski begitu, Prabowo tetap ngasih garis keras. Ia mengingatkan bahwa aksi damai adalah hak demokrasi, tapi kalau sampai ada perusakan, penjarahan, atau menghancurkan fasilitas umum, itu jelas masuk ranah pidana. Karena itu, TNI dan Polri diminta untuk bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Di akhir, Prabowo mengajak seluruh rakyat untuk balik lagi ke semangat gotong royong. Ia bilang, "Sekali lagi, semangat kita, dari nenek moyang kita adalah gotong-royong. Mari kita bergotong-royong menjaga lingkungan kita, menjaga keselamatan semua, keluarga, menjaga tanah air kita. Kita selalu diintervensi, selalu diadu domba. Jangan kita mau terus diadu domba."
Dengan sikap ini, jelas banget kalau Prabowo ingin meredam tensi politik lewat dialog terbuka. Tinggal kita lihat, apakah DPR benar-benar mau buka pintu lebar-lebar buat rakyat yang selama ini teriak di jalan.