Jamie Vardy Resmi Gabung Cremonese, Siap Bermain dengan Emil Audero

Genvoice.id | 01 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Cremonese akhirnya merampungkan transfer besar yang langsung menarik perhatian dunia sepak bola. Klub promosi Serie A ini resmi mendapatkan tanda tangan Jamie Vardy, eks penyerang Leicester City yang dikenal sebagai salah satu ikon Premier League.

Vardy, yang meninggalkan Leicester setelah 13 tahun pengabdian, bergabung dengan La Cremo dengan status bebas transfer. Penyerang berusia 38 tahun itu dikabarkan telah menyetujui kontrak berdurasi satu musim dengan opsi perpanjangan satu tahun. Menurut laporan Fabrizio Romano, Vardy segera terbang ke Milan untuk menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak secara resmi.

Kepindahan ini menjadi pengalaman pertama Vardy bermain di luar Inggris. Perjalanan kariernya memang penuh cerita unik-dari liga amatir bersama Stocksbridge Park Steels, lalu ke Halifax Town dan Fleetwood Town, hingga akhirnya mencetak sejarah bersama Leicester. Puncaknya tentu pada musim 2015-16, ketika ia membawa The Foxes menorehkan dongeng paling ikonik dalam sejarah Premier League: juara liga dengan odds 5000/1.

Kini, Vardy siap membuka babak baru di Italia bersama Cremonese, tim yang musim ini tampil mengejutkan. Mereka menumbangkan AC Milan 2-1 di pekan pembuka dan melanjutkan tren positif dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Sassuolo. Hasil itu membuat Cremonese bertengger di posisi kedua klasemen, sejajar dengan Napoli dan Roma. Kehadiran Vardy diharapkan bisa menambah daya dobrak sekaligus menjadi mentor bagi para pemain muda.

Selain itu, Vardy juga akan bahu-membahu dengan kiper utama Emil Audero yang baru didatangkan dari Sampdoria. Kombinasi pemain berpengalaman seperti Vardy dan Audero dengan skuad yang penuh semangat bisa membuat Cremonese menjadi salah satu kuda hitam Serie A musim ini.

Bagi Vardy sendiri, tantangan di Italia tentu berbeda. Serie A dikenal lebih taktis dan ketat dalam bertahan, sehingga adaptasinya akan sangat dinantikan. Meski begitu, naluri mencetak golnya yang tajam diyakini tetap relevan, bahkan di usia 38 tahun.

Langkah Cremonese mendatangkan Vardy menunjukkan ambisi klub untuk tidak sekadar bertahan di Serie A, melainkan juga memberi kejutan besar. Jika semua berjalan mulus, publik Italia mungkin segera menyaksikan selebrasi khas "Vardy Party" yang dulu sering mewarnai Premier League.