Barcelona Kalah Adu Penalti dari Birmingham City Meski Bermain Imbang 2-2 di Laga Pramusim

Genvoice.id | 01 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Barcelona harus mengakui keunggulan Birmingham City melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal dalam laga pramusim internasional. Meski gagal meraih kemenangan, tim asuhan Hansi Flick tetap menunjukkan sejumlah perkembangan positif dengan memberi kesempatan kepada banyak pemain muda untuk tampil.

Hansi Flick menurunkan komposisi skuad yang didominasi talenta muda sejak menit awal. Karim Adeyemi memimpin lini depan bersama Shane Kluivert dan Hamza Abdelkarim, sementara Birmingham City memanfaatkan dukungan publik tuan rumah untuk memberikan tekanan kepada juara bertahan LaLiga tersebut.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Barcelona tampil dominan dalam penguasaan bola. Adeyemi beberapa kali merepotkan pertahanan lawan melalui pergerakannya di sisi serang, sedangkan Kluivert dan Abdelkarim berusaha memanfaatkan kesempatan untuk membuktikan diri demi mendapat tempat di tim utama musim depan.

Meski lebih banyak menguasai permainan, Barcelona justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-30. August Priske berhasil memanfaatkan ruang di kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang tak mampu dihentikan Wojciech Szczęsny.

Barcelona mampu menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Hamza Abdelkarim dijatuhkan Christoph Klarer di dalam kotak penalti pada menit ke-40, dan pemain asal Mesir itu sukses mengeksekusi tendangan penalti untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, Barcelona kembali mengambil kendali permainan. Keunggulan berhasil diraih pada menit ke-59 setelah tembakan jarak jauh Shane Kluivert gagal diamankan sempurna oleh kiper James Beadle. Bola muntah langsung disambar Abdelkarim untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.

Tak lama setelah gol itu, Flick melakukan delapan pergantian pemain sekaligus. Perubahan besar tersebut membuat ritme permainan Barcelona sedikit menurun dan dimanfaatkan Birmingham City untuk kembali menekan.

Tuan rumah akhirnya menyamakan skor pada menit ke-67. Berawal dari skema bola mati, Christoph Klarer mengirim sundulan ke depan gawang yang kemudian diselesaikan Jhon Solís dari jarak dekat untuk menaklukkan Áron Yaakobishvili.

Memasuki menit-menit akhir, kedua tim sama-sama menciptakan peluang berbahaya. Birmingham City hampir berbalik unggul melalui tendangan keras Alexander Cochrane yang membentur mistar gawang, sementara Barcelona beberapa kali mengancam sebelum James Beadle melakukan penyelamatan gemilang pada masa injury time untuk memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti yang memang telah dijadwalkan sebagai bagian dari laga pramusim.

Dalam babak adu penalti, Birmingham City tampil lebih efektif. Scott Wright, Ethan Laird, dan Patrick Roberts sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor. Sementara itu, Áron Yaakobishvili menggagalkan tendangan Luis Vázquez dan Jack Robinson gagal mencetak gol setelah sepakannya melenceng.

Di kubu Barcelona, Álvaro Cortés dan Guille Fernández berhasil mencetak gol dari titik putih. Namun, Alex González, Jordi Pasquer, dan Brian Fariñas gagal menjalankan tugasnya sehingga Birmingham City keluar sebagai pemenang adu penalti.

Meski menelan kekalahan, penampilan sejumlah pemain muda Barcelona, terutama Hamza Abdelkarim yang mencetak dua gol, menjadi catatan positif bagi Hansi Flick dalam persiapan menyambut musim kompetisi yang akan segera dimulai.